UMKM Ikuti Pelatihan Penjualan Prodak Berbasis Digital

0
58
PENGEMBANGAN : Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Hj Siti Rafiqah Bora SE, membuka kegiatan pelatihan DEA untuk UMKM, kemarin. (F : Sutha)

KOTAMOBAGU — Berbagai upaya dilakukan Pemkot Kotamobagu, agar iklim usaha tetap tumbuh meskipun ditengah pademi Covid-19.

Seperti pelatihan pengembangan usaha berbasis digital, yang digelar bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) melalui Balai Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian (BPSDMP) Manado, Jumat (25/6).

Kegiatan berlangsung di Hotel Sutanraja Kotamobagu tersebut, bertujuan menyiapkan talenta digital dibidang usaha, dengan membekali kemampuan Digital Entrepreneurship Academy (DEA) bagi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

Walikota Kotamobagu, Ir Hj Tatong Bara yang diwakili oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Hj Siti Rafiqah Bora SE, menyampaikan, Pemkot Kotamobagu menyambut baik dan mengapresiasi Kementerian Kominfo RI melalui BPSDMP Kominfo Manado, yang telah menggelar pelatihan DEA bagi pelaku UMKM.

“Kegiatan ini sangat penting untuk menggenjot usaha masyarakat, apalagi saat ini dalam kondisi pandemi yang membuat sendi ekonomi merosot. Melalui pelatihan ini, diharapkan para pelaku UMKM di Kota Kotamobagu, bisa mendapat tambahan ilmu dengan menerapkan DEA untuk meningkatkan produktivitas usahanya, tentu dengan dengan memanfaatkan teknologi informasi yang berkembang pesat saat ini akan menjadi solusi,” urai Rafika.

Sementara itu, Kepala BPSDMP Kominfo Manado, Christiany Juditha mengatakan, DEA merupakan program Balai Litbang SDM Kementerian Kominfo RI melalui BPSDMP yang ada di delapan kota di Indonesia. Menurutnya, Kotamobagu menjadi kota ke sembilan pelaksanaan DEA di wilayah Provinsi Sulut, Gorontalo, Sulawesi Barat dan Sulawesi Tengah, yang merupakan wilayah BPSDMP Kominfo Manado. Ia mengaku, peserta mengikuti kegiatan dua hari mulai yakni 25 hingga 26 Juni 2021.

“Kami menyampaikan ucapan terima kasih kepada Ibu Walikota Kotamobagu yang telah memberikan support dan dukungan hingga kegiatan ini bisa terlaksana di Kotamobagu,” ucapnya.

Christiany menyebutkan, pelatihan melibatkan sekira 200 peserta, kemudian berdasarkan hasil seleksi administrasi oleh panitia tersisa 198 peserta. Para peserta kembali diseleksi terkait kegiatan usaha, sehingga saat ini tersisa 60 peserta mengikuti pelatihan saat ini.

“Materi yang akan diberikan bentuk usaha, pembuatan konten kreatif, cara memasarkan produk hingga pembuatan website yang nantinya digunakan untuk memasarkan prodak. Mudah-mudahan pelatihan ini bisa meningkatkan kapasitas pelaku UMKM di Kotamobagu, dalam menjalankan usahanya terutama dengan memanfaatkan perkembangan teknologi,” ujarnya.

Sekadar diketahui, pembukaan pelatihan DEA Kominfo RI, dihadiri Kepala Dinas Kominfo Kotamobagu Fahri Damopolii, Kepala Disdagkop-UKM Kotamobagu Herman Aray, Pimpinan Cabang BRI Kotamobagu Erwin Sapari. (tr-1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.