Sawit atau ‘Ubi’? Pemkab Bolmong Tolak Lahan Baru, Tapi Pengolahan Tetap Jalan

0
54
Ilustrasi

KLIK24.ID – Pengelohan tanaman kelapa sawit di Bolmong tetap dilanjutkan. Perbedaan pandangan dengan Gubernur Sulut Olly Dondokambey bukan merujuk ditolak melainkan menolak untuk membuka lahan baru. Hal ini disampaikan, Asisten dua Setda Bolmong Yudha Rantung, Kamis (25/7), kemarin. Menurutnya, pak Gubernur tidak menolak adanya kelapa sawit di Sulut, melainkan menolak pembukaan lahan baru. “Iya, itu yang jadi pembeda. Jadi jangan salah menafsirkan yang akhirnya akan memunculkan konflik. Pengolahan tanaman kelapa sawit di Bolmong tetap berlanjut. Tapi, melarang untuk membuka lahan baru,” kata Yudha.

Mantan Kepala DLH ini menilai, opini yang beredar dan berkembang di publik bahkan masyarakat seolah-olah tanaman sawit melanggar aturan. Padahal, pemerintah pusat sudah sangat jelas tidak melarang pengolahan kelapa sawit, namun perusahaan yang menanggani sawit agar dapat memperhatikan masyarakat sekitar atau petani, serta izin maupun dokumen dari perusahaan harus lengkap. “Tidak ada masalah sawit di Bolmong. Justru arahan Presiden Joko Widodo adalah perusahaan sawit memperhatikan masyarakat,” ungkapnya.

KLIK JUGA: Empat Daerah Pemekaran Sepakat Selesaikan Masalah Aset Bolmong

Pun, dengan larangan pembukaan lahan baru sawit baru bersifat sementara. Dan hal ini perlu sedikit diluruskan mengenai penolakan masyarakat. Sebab menurutnya, pihaknya masih terus mencari solusi, agar warga masyarakat memiliki lahan untuk dijadikan obyek memenuhi kebutuhannya. Selain mencari solusi kata dia, musyawarah dengan masyarakat gentol dilakukan. Ini juga bagian dari upaya pemerintah agar masyarakat sekitarnya tidak kehilangan pekerjaan. “Tawaran kita kepada masyarakat adalah menanam ubi. Sebab, ubi ini punya nilai jual tinggi dan bisa ditanam disela-sela sawit. Pun, dengan perusahaan bisa menyediakan bibit dan siap pula membeli. Insya Allah ini bisa terpenuhi dan diterima masyarakat,” tuturnya. (cip)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.