Pemkab Bolmong Siapkan 15.500 Alat Tes Antigen

0
23
Yasti Soepredjo Mokoagow

Klik24.id, BOLMONG – Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) akhirnya menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4.

Hal ini berdasarkan, Surat Edaran (SE) Bupati Yasti Soepredjo Mokoagow Nomor: 100/Setdakab/02/119/IX/2021, tentang Pemberlakuan PPKM kriteria level 4 di Kabupaten Bolmong. Surat edaran itu menindaklanjuti instruksi Mendagri Nomor 40 tahun 2021 tentang Pemberlakuan PPKM level 4 Covid-19 di wilayah Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, dan Papua. Hasil assesment Kementerian Kesehatan (Kemenkes) yang menjadikan Bolmong harus menerapkan PPKM level 4.

Pada rapat koordinasi virtual bersama Forkopimda, camat dan kepala desa serta lurah, Rabu (8/9), Bupati Yasti menjelaskan mengapa Bolmong masuk kriteria PPKM level 4. Menurut Yasti, angka positivity rate COVID-19 cukup tinggi mencapai 48 persen. Tingkat kematian juga tinggi yakni 5,6 persen melebihi tingkat kematian secara nasional yakni 3,3 persen

Kurangnya kesadaran masyarakat terhadap upaya pencegehan penyebaran Covid-19 disebutkan oleh Bupati Yasti sebagai salah satu faktor membuat angka positivity rate menjadi tinggi. “Ada kasus keluarga meninggal, jenazah diambil paksa. Penularan terjadi di sana. Kemudian kurangnya kesadaran untuk melakukan rapid test antigen ketika ada gejala,” ujar Yasti.

Sebagai upaya mendeteksi warga yang bergejala Covid-19, saat ini kata Yasti, di seluruh Puskesmas telah tersebar 15.500 alat rapid test antigen. “Hari ini kita punya 15.500 alat tes antigen. Kalaupun itu kurang, maka kita akan tambah. Dan itu yang kita harapkan,” katanya. Yasti meminta seluruh kepala desa, lurah, Babinkamtibmas melakukan tracking di masyarakat. Termasuk memasifkan sosialisasi kepada masyarakat agar jangan pernah takut melalukan rapid antigen. (*/tr-1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.