Pegadaian Luncurkan Gadai Tanpa Bunga

0
275

 

Foto: Agus Tokhid, Deputi Bisnis Area Gorontalo

KLIK24.ID – PT Pegadaian (Persero) yang dalam waktu dekat akan meluncurkan program baru bertajuk Gadai Peduli.

Secara detail, program ini akan memberikan bunga tetap sebesar 0 persen untuk meringankan beban nasabah pengguna produk Gadai Konvensional maupun Syariah.

Diungkapkan Direktur Utama Pegadaian Kuswiyoto, perseroan sebagai agen inklusi keuangan berkomitmen memberi kemudahan nasabah, terutama dalam situasi sulitnya perekonomian akibat pandemi Covid-19.

“Program pertama Gadai Peduli adalah menetapkan bunga 0 persen. Target kami kalau bisa membantu meringankan beban 5 juta nasabah gadai,” ungkap Kuswiyoto seperti dikutip Kantor Berita Antara pada Senin, 27 April 2020.

Secara detail, Kuswiyoto menerangkan program Gadai Peduli dengan bunga 0 persen ditujukan kepada 5 juta nasabah. Ini terdiri dari 3,5 juta nasabah eksisting dan 1,5 juta diharapkan dari tambahan nasabah selama bebas bunga diterapkan.

Selain itu, Program ini hanya berlaku untuk nasabah yang memiliki pinjaman kurang dari Rp 1 juta. Gadai Peduli akan efektif dijalankan mulai 1 Mei 2020 dan berakhir 31 Juli 2020.

Adapun program Gadai Peduli dengan 0 persen bunga ini memiliki persyaratan utama, yakni dalam satu KK (Kartu Keluarga) tidak boleh lebih dari satu nasabah penerima.

Untuk membuktikan itu, nasabah tidak perlu membawa Kartu Keluarga saat menggadai, karena otomatis, asal pinjaman kurang dari Rp 1 juta, akan dicek oleh sistem yang dimiliki Pegadaian. Kemudian Program Gadai Peduli yang kedua, penundaan jatuh tempo lelang yang selama ini 15 hari, tetapi kini akan ditambah menjadi 30 hari, sehingga ada tambahan 15 hari relaksasi.

Dalam penerapannya, program ini berlaku kepada semua nasabah tanpa kecuali, sehingga dimaksudkan ini memberikan kesempatan nasabah untuk mengumpulkan dana agar bisa melunasi. Namun begitu, batas akhir waktu program hingga kini masih dalam proses penetapan.

“Kami berharap dengan program-program Gadai Peduli tersebut bisa mengurangi beban ekonomi nasabah yang mungkin terdampak Covid-19,” pungkas Kuswiyoto.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.