PDP Meninggal Dunia, Warga Menolak Dimakamkan di Tempat Pekuburan Umum

0
2159
ilustrasi pemakaman umum

KLIK24.ID –Salah satu pasien Dalam Pengawasan (PDP) covid-19 meninggal di Rumah Sakit (RS) Kandow Manado, Jumat (10/4), tadi pagi. Pasien tersebut akan dimakamkan di desa Mopuya, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) siang ini. Namun, proses pemakaman terhadap korban mendapat penolakan dari warga setempat. Warga menolak untuk tidak dimakamkan di tempat penguburan umum milik desa. “Iya, kalau boleh dikubur saja di lokasi mana. Entah itu dipegunungan atau dimana. Tapi jangan dikubur di lokasi kuburan desa,” ujar salah satu warga.

https://klik24.id/bolmong/pdp-asal-bolmong-meninggal/

Sementara itu, Camat Dumoga Utara Hamandu Mamonto mengatakan, pihaknya akan melakukan komunikasi dengan pemerintah desa, terkait dengan penolakan dari warga. “Yang mereka tolak itu dimakamkan tempat pekuburan umum. Maunya mereka dikubur saja dilokasi lain. Etnah itu dimana. Jadi bukan ditolak dikubur disini. Tapi lokasinya,” ungkapnya. Tambahnya, setelah dilakukan komunikasi dengan enam desa yang berada di Kecamatan Dumoga Utara disepakati akan dipindahkan ke lokasi lain. ‘Jadi korban tersebut tidak lagi di makamkan di pekuburan umum, karena itu milik enam desa. Korban akan dimakamkan di lokasi lain. Tapi, di Mopuya juga,” ungkapnya.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan dr Erman Paputungan berharap, dalam proses pemakaman untuk dapat mematuhi protokol kesehatan covid-19, agar tidak mudah terdampak covid-19. “Jadi kami minta warga masyarakat setempat untuk tidak berkumpul dan mematuhi protokol kesehatan,” pungkasnya.
Perlu diketahui, pasien tersebut berjenis kelamin laki-laki separuh baya. Korban berasal dari Jawa. Awalnya korban sakit dan dirawat di Rumah Sakit Pobundayan, Kotamobagu. Ia lalu dirujuk di RS Kandow Manado pada 8 April lalu. Jumat hari ini pasein tersebut dinyatakan meninggal oleh pihak rumah sakit Kandow. Korban saat ini sedang dalam perjalanan untuk dimakamkan di desa Mopuya.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.