Menu Tradisional dan Internasional Padu di ‘COFFEE TOWN’

0
260
Ilosingan dan pizza ala Coffee Town

KLIK24.ID – Ramadan benar-benar berjalan khusyuk di Bolaang Mongondow Raya (BMR), terutama Kota Kotamobagu.  Umat silam di daerah ini, fokus dan memusatkan aktivitasnya pada ibadah.  Namun, bukan berarti tak lagi menyisihkan waktu untuk bersantai ria di pusat-pusat jajanan dan tongkrongan.

Tengok saja Coffe Town.  Salah satu café terbesar di Kotamobagu.  Sebagai penarik minat, ide terbilang unik dibuat sang empunya.  Menu lain dari pada yang lain.  Membawa misi kedaerahan sekaligus tak meninggalkan kesan elegan bagi pengunjungnya.  Ilosingan dan Pizza.  Agak rumit untuk dibayangkan, namun ternyata sukses mengundang selera dan rasa penasaran untuk mencicipinya.

Ilosingan, panganan khas daerah yang tak asing lagi.  Berbahan dasar bubur dipermoy dengan campuran ikan cakalang dan beberapa rempah lain, tentu menantang minat para pengunjung.  Yang mengolahnya pun bukan sembarang koki, tapi mereka yang memang ahli pada bidangnya.

Demikian pula dengan pizza.  Makanan khas Italia, tak pernah bosan untuk selalu dinikmati bersama kopi panas khas racikan sang owner, Syarif Abarang. ‘’Menu tradisional ini hanya tersedia saat bulan puasa seperti ini, karena kebiasaan masyarakat di BMR, buka puasa tersaji makanan ini.   Sementara untuk pizza, itu sudah menjadi salah satu menu andalan yang tetap tersedia di Coffe Town,” katanya.

Siapa tak ngiler jika berhadapan dengan Dua menu ini.  Belum lagi dengan menu-menu andalan lainnya, seperti  burger dan sandwich serta ragam minuman laiinya.  Benar saja, Coffe Town tak pernah sepi, meski Ramadan sudah jelang pekan kedua.

Nah ternyata, Ayah, begitu Sang Pemilik Coffe Town itu disapa, tak sekadar menyasar keuntungan saja di bulan suci ini.  Kebiasaan beramal dari Ayah, tetap ada.  Buktinya, Café yang terletak di bilangan jalan Paloko Kinalang ini, menyiapkan menu buka puasa gratis bagi siapa saja yang mampir saat adzan Magrib berkumandang.  ‘’Kapan lagi kita berbuat amal dan berbagi rezeki dengan sasama.  Insya Allah ini menjadi berkah untuk kita semua,” ucap Ayah.

Coffe Town selama ini dikenal selalu meriah, apalagi ada band papan atas Kotamobagu yang selalu mengiringi waktu santai para pengunjung.  Namun, karena suasana Ramadan, home band yang digawangi Jeff, Fikry, Shas, Sandri dan Falen, untuk sementara fakum.  Namun begitu, Coffe Town tetap ramai.  Coba saja ke sana, menikmati suasana Ramadan yang berbeda.  (mg45/zip)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.