Mantan Gubernur Sulut SHS Meninggal, Wali Kota Tatong Bara Ungkapkan Duka Cita Mendalam

0
89

KLIK24.ID — Wali Kota Kotamobagu Ir Tatong Bara mengungkapkan duka cita mendalam atas meninggalnya mantan Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Sinyo Harry Sarundajang.

“Atas nama pribadi, keluarga, jajaran pemerintah kota dan seluruh masyarakat Kota Kotamobagu, saya menyampaikan ungkapan duka yang mendalam atas meninggalnya salah satu tokoh nasional dan putera terbaik Sulawesi Utara, Bapak Dr. Drs. Sinyo Harry Sarundajang,” kata Tatong Bara, Sabtu (13/02/2021).

Menurut Wali Kota Kotamobagu dua periode ini, Almarhum SHS merupakan sosok negarawan yang patut menjadi teladan bagi masyarakat Sulut.

“Almarhum merupakan sosok pemimpin yang menjadi panutan, teladan dan begitu menginspirasi kami para kepala daerah di Sulawesi Utara dalam menjalankan pemerintahan dan pembangunan di daerah masing-masing. Jejak kepemimpinan Almarhum telah begitu banyak memberikan kontribusi besar bagi Sulawesi Utara, termasuk sumbagsihnya untuk negeri ini,” jelasnya.

Tak sedikit, kata Tatong, torehan prestasi yang telah diraih oleh Almarhum dalam membangun daerah Sulut.

“Berbagai jabatan prestisius Almarhum mulai dari Sekretaris Daerah Minahasa, Walikota Bitung, Pj. Gubernur Maluku, Pj. Gubernur Maluku Utara, Irjen Depdagri, Pj. Walikota Manado, Gubernur Sulawesi Utara 2 periode (2005-2015), dan terakhir dilantik Presiden Jokowi sebagai Duta Besar Indonesia untuk Philipina merangkap Kepulauan Marshall dan Palau, telah mencatatkan sejarah tersendiri yang terus akan dikenang oleh negeri ini serta seluruh masyarakat Sulawesi Utara,” tutur Srikandi Kotamobagu ini.

Bahkan lanjutnya, salah satu kontribusi besar dari Almarhum adalah memekarkan daerah Bolaang Mongondow menjadi beberapa daerah otonom baru yakni Kotamobagu, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, Bolaang Mongondow Selatan, Bolaang Mongondow Timur dan Bolaang Mongondow.

“Satu lagi kontribusi besar Almarhum khususnya bagi seluruh masyarakat Bolaang Mongondow Raya adalah di era kepemimpinan Almarhum lah, Bolmong Raya dimekarkan hingga menjadi 4 kabupaten dan 1 kota seperti saat ini,” ucapnya.

“Terima kasih Pak Sarundajang, syukur mo’anto, syukur mobarong atas segala jasa, sumbangsih dan kontribusi besar bagi kami masyarakat Bolmong Raya. Semua kebaikan, dedikasi dan pengabdian untuk Bolmong Raya akan menjadi sejarah indah yang akan selalu kami kenang selamanya.
Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa akan senantiasa membalas semua kebaikan, semua jasa, dedikasi serta pengabdian Almarhum selama hidup. Tuhan Memberkati,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.