Masuk Keluar Manado Batal Pakai Rapid Tes

0
Vicky Lumentut

KLIK24.ID – Rencana pemkot Manado yang mewajibkan orang yang akan keluar masuk Manado menyertakan surat telah melaksanakan rapid tes mulai 27 Mei, akhirnya dibatalkan.

Hal itu dikatakan Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Manado Sanil Marentek, Selasa (26/5). Menurut dia, persyaratan tersebut untuk saat ini belum dipakai. “Warga yang masuk-keluar wilayah Manado wajib mengikuti protap. Yaitu menggunakan masker, pengecekan suhu badan, serta seat kendaraan 50 persen dari jumlah tempat duduk,” ujarnya.

Wali Kota, Dr. Ir. GS Vicky Lumentut, SH, M.Si, DEA, dalam rapat melalui video conference (Vicon) bersama dengan Forkopimda Kota Manado, memutuskan beberapa hal terkait pengawasan orang masuk keluar Manado, yakni:

  1. Pengukuran suhu tubuh bagi setiap orang masuk oleh petugas di pos kontrol kesehatan.
  2. Wajib setiap orang yang masuk kota Manado menggunakan masker.
  3. Untuk kendaraan dibatasi jumlah penumpangnya 50 persen dari kapasitas jumlah tempat duduk.

“Hasil rapat via Vicon bersama Forkopimda, disepakati tiga point diatas, diantaranya, pengukuran suhu tubuh, apabila ada yang suhunya diatas 38°C, maka petugas langsung akan mengarahkan dan mengantar ke Puskemas atau ke Rumah Sakit terdekat. Wajib pakai masker apabila masuk Manado, dan untuk batasan jumlah penumpang kendaraan 50 % dari kapasitas kendaraan yang tersedia,” ujar Wali Kota Vicky Lumentut.

Untuk efektifnya pemberlakuan pemeriksaan orang masuk keluar Manado ini, mulai berlaku pada Jumat 29 Mei. “Maka dua hari ini yaitu 27-28 Mei 2020, akan dilakukan sosialisasi sambil menyiapkan pos kontrol kesehatan di pintu masuk kota Manado,” ujar Vicky Lumentut.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.