LDII Kotamobagu Gelar Tausiah Wawasan Kebangsaan

1
529
Foto bersama pengurus DPD LDII Kotamobagu bersama Ketua MUI KOtamobagu, Yusuf Dani Pontoh.

KOTAMOBAGU – Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kota Kotamobagu menggelar Tausiah Kebangsaan dalam rangka pembekalan pengurus organisasi dan pembinaan kelembagaan LDII, di Aula Wisma Tamu Masjid Assobirin, Desa Poyowa Kecil, Kotamobagu Selatan, Kamis (1/7) belum lama ini.

Kegiatan kali ini menghadirkan sejumlah pemateri yakni, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Kotamobagu sekaligus Ketua Forum Kerukunan Antar Umat Beragama ( FKUB) Kota Kotamobagu, Yusuf Dani Pontoh, Wakapolres Kotamobagu Kompol Rina Frillya dan Da’i Kamtibmas Polres Kotamobagu, Aipda Herdianto Mamonto sekaligus memberikan Tausiah Wawasan Kebangsaan dan Penguatan Organisasi.

Ketu MUI Kotamobagu, Yusuf Dani Pontoh tengah memberikan tausiah.

Ketua DPD LDII Kotamobagu, Drs Afandi Masloman, dalam sambutan mengucapkan terima kasih kepada pemateri dan tamu yang hadir. “Selamat datang kepada Ketua Mui Kotamobagu dan Wakapolres serta jajarannya, yang tulus ikhlas meringankan langkah, untuk membantu memberikan wawasan kebangsaan dan penguatan organisasi kepada LDII Kotamobagu,” ucap Afandi.

Sementara itu, Ketua DPW LDII Sulut, diwakili sekretaris DPW LDII Sulut, H Sunarwan ST dalam sambutannya secara virtual mengucapan, terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada Ketua MUI Kotamobagu dan Wakapolres yang telah menyambut baik kegiatan digagas oleh segenap Pengurus LDII Kotamobag. Sunarwan menambahkan, LDII memiliki asas berdasarkan Pancasila, yang didirikan dengan tujuan menghimpun seluruh potensinya menggalang persatuan dan kesatuan bangsa dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. “LDII juga telah berkontribusi untuk bangsa dengan mencanangkan delapan bidang program unggulannya yaitu, bidang wawasan kebangsaan, keagamaan dan dakwah, pendidikan, ekonomi syariah, kesehatan dan herbal, ketahanan pangan dan lingkungan hidup, energi baru terbarukan serta bidang teknologi digital,” urai Sunarwan.

Wakapolres Kotamobagu Kompol Rina Frillya SIK memberikan materi.

Dalam Tausiahnya, Ketua MUI Kotamobagu Yusuf Dani Pontoh menyampaikan, DPP LDII telah berkomitmen untuk menjalankan paradigma baru, sehingga hal itu diikuti oleh jajaran DPW dan DPD LDII Kabupaten dan Kota khususnya di Kotamobagu. “MUI akan evaluasi dan disampaikan secara bertahap dan berjenjang dan Insya Allah kita akan berbenah sesuai dengan proses regulasi yang ada dan MUI siap membantu membina LDII untuk komitmen tersebut,” terangnya.

Dani Menyebutkan, ketika bangsa ini hadir ada satu kesadaran utuh diawal-awal abad ke 20 ini, kemudian ada Muhammadiyah, NU, Syarikat Islam yang menjadi cikal bakal perjuangan luar biasa sampai dengan saat ini telah eksis di mata dunia. “Cuma pertanyaannya kemudian umat Islam agak sedikit kesulitan dalam memberikan kontribusi yang nyata? Kemudian pertanyaan selanjutnya apa yang harus dibenahi dari internal umat Islam? Maka jawabannya yang akan dibangun dan dimulai ialah semangat nilai kebangsaan dalam perspektif Islam, pada Pancasila dan UUD 1945 yang sudah jelas dan tidak perlu diubah karena itu sudah cukup,” jelasnya

Permasalahan terbesar umat Islam adalah khilafiyah furu’iyah, sehingga dengan semangat dua kalimat syahadat adalah salah satu solusi untuk mengikat persatuan umat Islam, selebihnya tinggal ekspresi keberagaman masing-masing Organisasi Masyarakat (Ormas) Islam yang tetap mematuhi aturan. “Saya hadir di tempat LDII ini untuk mengingatkan kembali mengenai innamal mukminuna ikhwatun bahwa sesama orang-orang mukmin itu bersaudara saling mengasihi dan menyayangi sesamanya. Dan saya berdiri di depan pengurus LDII Kotamobagu tidak ingin menggarami lautan, saya hanya ingin bertemu dengan saudara-saudara saya ditempat ini dan berita horor yang berkembang di luar sana tidak seperti yang saya alami dan rasakan pada saat ini,” ujar Dani, sembari pernyataan dari Ketua MUI disambut dengan gemuruh tepuk tangan dari seluruh pengurus dan warga LDII.

Terpisah, Wakapolres Kotamobagu Kompol Rina Frillya SIK menyampaikan, sejatinya yang akan memberikan materi dari Polres Kotamobagu adalah Bapak Kapolres Kotamobagu AKBP Prasetya Sejati SIK, namun belum bisa hadir bersama dengan LDII karena sedang memimpin upacara HUT Bhayangkara Polri ke-75. Semoga, kegiatan LDII Kotamobagu berjalan lancar dan sukses sesuai dengan rencana. Wakapolres mengatakan, pihaknya mengapresiasi LDII terkait delapan program bidang terhadap bangsa. “Saya mengajak LDII agar menjadi garda terdepan menjadi organisasi keagamaan dalam menciptakan Kamtibmas ditengah tengah masyarakat Kotamobagu,” terangnnya.

Sementara, Aipda Herdianto Mamonto dalam tausiah kebangsaan mengatakan, kebanyakan image Polisi yang terbangun di mata masyarakat, masih banyak memandang Polisi identik dengan tilang dan melakukan penangkapan. Padahal,  sejatinya Polisi adalah pengayom pelayan dan pelindung masyarakat. “Kepada LDII untuk meningkatkan peran aktif dalam berdakwah di kalangan masyarakat Kotamobagu sebagai wujud membantu tugas Polri dalam membina masyarakat,” kata Herdi peserta 10 besar Da’i Kamtibmas Polri.

Kemudian, Koordinator acara Wawasan Kebangsaan Choir M Rochmat SE yang juga Wakil Ketua LDII Kotamobagu menuturkan, kegiatan tersebut akan digelar secara rutin. “Kegiatan ini akan diupayakan dan dimaksimalkan untuk dilaksanakan dalam setiap enam bulan. Hal ini dilakukan untuk mengasah serta meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) pengurus Organisasi dan Kelembagaan LDII Kotamobagu,” pungkas Choir. (*/tr-1)

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.