Manajemen RSUD Kotamobagu Buka Suara Soal Aksi Protes THL

0

KLIK24.ID — Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Kotamobagu menanggapi aksi protes yang dilakukan oleh salah seorang Tenaga Harian Lepas (THL) pada Senin (12/04/2021) lalu untuk menuntut pembayaran upah atau gaji para THL RSUD Kotamobagu.

Kepala Bagian (Kabag) Adminstrasi Umum, RSUD Kotamobagu, Hendri Kolopita dalam konferensi pers menyampaikan, jika aksi protes yang dilakukan oleh oknum tersebut yang menuntut pembayaran gaji tidak memiliki dasar. Alasannya, hingga saat ini para THL belum mengantongi SK THL tahun 2021.

Bahkan, Hendri menuturkan, jika pada pelaksanaan apel perdana 04 Januari 2021 lalu, manajemen RSUD telah menyampaikan peralihan status dari THL menjadi pegawai sukarela RSUD Kotamobagu, sampai diterbitkannya Surat Keputusan (SK) pengangkatan THL untuk tahun anggaran 2021.

Namun, sambung Hendri, pihaknya tidak melarang para pegawai sukarela tersebut ingin dan masih tetap bekerja. Tapi, dengan ketentuan mereka berstatus tenaga sukarela.

“Itu sudah disampaikan pada apel perdana. Pengangkatan THL 2020 berakhir pada Desember 2020, dan bukan hanya RSUD Kotamobagu saja, tapi juga termasuk semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD), sehingga tidak ada alasan tuntutan pembayaran hak tiga bulan mereka harus dibayarkan. Apa dasar untuk membayar, sedangkan SK THL saja belum ada,” kata Hendri.

Meski demikian, kata Hendri, pihaknya tetap akan membayarkan gaji tenaga medis yang telah bekerja sejak Januari hingga Maret 2021.

“Setelah terbit SK THL, baru gaji mereka kita bayarkan,” pungkas Hendri.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.