Keringanan Pembayaran PKB dan BBN-KB Diperpanjang Hingga Desember 2020

0
Arie Toloh Kasi Sengketa Pajak dan Retribusi Kendaraan UPTD Samsat Kotamobag (F: Istimewa)
KLIK24.ID — Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) kembali memberikan perpanjangan waktu keringanan bagi pemilik kendaraan untuk membayar pajak hingga 23 Desember 2020.
Kepala Samsat Kotamobagu-Bolsel Lendy Daud melalui Kepala Seksi Sengketa Pajak dan Retribusi UPTD-PPD Kotamobagu-Bolsel Bapenda Provinsi Sulut Arie E Toloh menyampaikan, adanya perpa jangan waktu dari pemerintah Provinsi Sulut karena banyak permintaan dari masyarakat wajib pajak, sehingga ini ditindak lanjuti.
Awalnya batasan keringanan pembayaran PKB dan BBNKB hanya sampai 31 Agustus 2020, kini diperpanjang lagi hingga 23 Desember.
“Jadi bagi waiib pajak yang belum melaksanakan kewajibannya dalam membayar pajak kendaraan silahkan melunasi mympung ada keringanan pembayaran,” ungkapnya.
Adapun ketentuan yang dikeluarkan kepada wajib Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) ditahun berjalan seperti, pembayaran tahun kedua diberikan pemotongan keringanan 50 persen dari pokok PKB, tahun ke 3 sebesar 60 persen, tahun ke 4 sebesar 70 persen, dan tahun ke 5 sebesar 80 persen. Sedangkan untuk tahun ke 6 dan seterusnya diberikan pemotongan pembebasan pokok PKB 100 persen.
Sementara pemilik kendaraan pribadi atau perusahan pembuatan tahun 2015 sampai 2019, diberikan keringanan 50 persen dari biaya BBN-KB. Untuk kendaraan pembuatan tahun 2014 kebawah akan diberikan keringanan atau pembebasan BBN-KB sebesar 100 persen, sedangkan kendaraan luar milik pribadi atau perusahan yang masuk ke wilayah Sulut diberikan pembebasan pokok dan denda BBNKB 100 persen.
“Ini sangat membantu dan memudahkan masyarakat pemilik kendaraan dalam membayar pajak dan pengurusan BBNKB karena diberikan keringanan bahkan pembebasan biaya,” ungkapnya.
Untuk itu diharapkan kepada wajib pajak yang belum melunasi atau tertunda dalam pembayaran ini adalah kesempatan kerena, keringanan dibeeikan hingga 23 Desember 2020. “Ini merupakan peluang dan kesempata wajib pajak dalam melunasi pembayaran PKB atau BBNKB,” tutupnya.(aln)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.