Kawasan Pasar Kuliner Kotamobagu Resmi Beroperasi

0
BEROPERASI : Pedagang kuliner mulai melakukan aktifitas jual beli, di kawasan pasar kuliner eks Rumah Sakit Datoe Binangkang.

KLIK24.ID — Kawasan Pasar kuliner yang mulai dibangun oleh Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (DisdagkopUKM) Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu, di lahan eks Rumah Sakit Datoe Binangkang beberapa waktu lalu, resmi beroperasi, Senin (28/12/2020) malam.

Kawasan pasar kuliner diresmikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kotamobagu Sande Dodo, mewakili Wali Kota Kotamobagu. Peresmian tersebut ditandai dengan pengguntingan pita oleh Sekda, didampingi Kepala DisdagkopUKM, serta sejumlah pejabat Pemkot lainnya.

“Selamat kepada bapak ibu pedagang yang telah menempati dan melakukan aktivitas di kawasan pasar kuliner,” kata Sande saat memberikan sambutan.

Sande mengatakan, pembangunan fasilitas kawasan pasar kuliner yang diresmikan malam ini adalah salah satu upaya Pemkot untuk membantu pedagang mikro, melalui penyiapan fasilitas usaha yang lebih representatif.

“Saya berharap pembangunan 50 lapak bagi pedagang mikro, pedagang kaki lima (PKL) dapat membantu ekonomi terutama dimasa pandemi ini. Selain itu dengan adanya pembangunan kawasan pasar kuliner ini menjadi ikon baru di Kotamobagu, sekaligus menjadi salah satu sumber pendapatan asli daerah,” ujar Sande.

Ia juga mengimbau kepada seluruh pedagang yang ada di kawasan pasar kuliner untuk tetap menjaga keamanan, ketertiban, kebersihan dan merawat fasilitas yang ada di lingkungan kawasan pasar kuliner Kotamobagu.

“Pedagang tetap menerapkan protokol kesehatan ketika melakukan aktivitas jual beli. Mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak,” jelasnya.

“Saya juga mengimbau kepada seluruh pedagang yang ada di kawasan pasar kuliner untuk menjaga keamanan dan ketertiban serta kebersihan baik yang ada di lingkungan kawasan pasar kuliner ataupun kebersihan keamanan bahan makanan yang disajikan, agar supaya makanan yang disajikan kepada konsumen itu bersih dan aman sehingga layak dikonsumsi,” pungkas Sande. (Uci)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.