Ini Imbauan MUI Kotamobagu Soal Pelaksanaan Sholat Jumat Esok

0
Ustad dani pontoh

KLIK24.ID – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kotamobagu mengeluarkan imbauan terkait pelaksanaan Sholat Jumat (27/3) esok. Berikut isinya:

O’UMAN…MOHON PERHATIAN (DENGAR PALAKAT)…
“HIMBAUAN MUI KOTA KOTAMOBAGU…,

Pencegahan menjadi upaya utama mengantisipasi penularan virus corona atau COVID-19, yang kasusnya terus meningkat. Salah satu tindakan preventif adalah mengganti Sholat Jumat dengan dzuhur sesuai fatwa MUI atau Majelis Ulama Indonesia. yang salah satu poinynya menyebutkan “SHOLAT BOLEH DILAKSANAKAN DI RUMAH UNTUK MENCEGAH INVEKSI COVID 19 Dengan pertimbangan “DALAM HAL INI KAUM MUSLIMIN BERADA DISUATU KAWASAN YANG POTENSI PENYEBARAN VIRUS PENULARANNYA TINGGI ATAU SANGAT TINGGI BERDASARKAN KETETAPAN PIHAK BERWENANG MAKA DIBOLEHKAN MENINGGALKAN SHOLAT JUM’AT DAN MENGGANTINYA DENGAN SHOLAT DZUHUR DI TEMPAT KEDIAMANNYA serta dibolehkan meninggalkan jamaah shalat lima waktu/rawatib di masjid dan dilaksanakan di rumah masing-masing,”
Selanjutnya perbedaan dengan individu yang memahami lain tetap dihargai, sembari berharap fatwa MUI ini 1dapat menjadi pedoman bagi kaum muslim.

Sholat Jumat memang menjadi kewajiban tiap muslim laki-laki yang sudah dewasa. Allah SWT telah mengingatkan pentingnya Sholat Jumat dalam Al-Qur’an surat Al-Jumu’ah Ayat 9.

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓا۟ إِذَا نُودِىَ لِلصَّلَوٰةِ مِن يَوْمِ ٱلْجُمُعَةِ فَٱسْعَوْا۟ إِلَىٰ ذِكْرِ ٱللَّهِ وَذَرُوا۟ ٱلْبَيْعَ ۚ ذَٰلِكُمْ خَيْرٌ لَّكُمْ إِن كُنتُمْ تَعْلَمُونَ

Arab latin: Yā ayyuhallażīna āmanū iżā nụdiya liṣ-ṣalāti miy yaumil-jumu’ati fas’au ilā żikrillāhi wa żarul baī’, żālikum khairul lakum ing kuntum ta’lamụn

Artinya: Hai orang-orang beriman, apabila diseru untuk menunaikan shalat Jum’at, maka bersegeralah kamu kepada mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.

Ada beberapa syarat yang menjadikan Sholat Jumat menjadi wajib bagi yang beragama Islam. Syarat tersebut antara lain:

1. Pria atau laki-laki. Sholat Jumat TIDAK WAJIB BAGI WANITA

2. Merdeka. Sholat Jumat tidak wajib dilaksanakan budak

3. Tidak sedang dalam perjalanan atau bukan musafir

4. Tidak dalam kondisi sakit, pengobatan, atau buta. Mereka yang sakit atau buta tidak wajib melaksanakan Sholat Jumat

5. Tidak berusia terlalu tua

6. Jarak antara masjid tempat Sholat Jumat diadakan dan tempat muslim berada kurang dari 11 kilometer atau dua farsakh

7. Muslim mudah mengakses masjid tempat Sholat Jumat diadakan. Jika kaum muslimin KESULITAN misal karena hujan lebat, badai, atau wabah, maka Sholat Jumat menjadi tidak wajib dan diganti dengan SHOLAT DZUHUR

DENGAN PERTIMBANGAN FATWA MUI PUSAT YANG TELAH BEREDAR, BEBERAPA PERTIMBANGAN DARI RUJUKAN FIQIH LAINYA, MAKA MUI KOTA KOTAMOBAGU SAMBIL MENUNGGU KONFIRMASI DENGAN PIHAK OTORITAS PENENTU KEBIJAKAN TENTANG TELAH SEJAUH MANA RESIKO PENYEBARAN VIRUS COVID 19 DI KOTA KOTAMOBAGU MAKA DENGAN INI MENGHIMBAU :

1. JIKA PENYEBARAN VIRUS COVID 19 DI KOTA KOTAMOBAGU MASIH DALAM TARAF ZONA HIJAU MAKA DIPERSILAHKAN BAGI YANG INGIN TETAP MELAKSANAKAN IBADAH SHOLAT JUM’AT PADA BESOK HARI (27/03/2020) BERJAMAAAH DI MESJID MESJID YANG TERDEKAT DARI TEMPAT KEDIAMAN KAUM MUSLIMIN DENGAN MEMPERHATIKAN : KEBERSIHAN MESJID (DIUTAMAKAN MESJID-MESJID YANG TELAH DI DISENFEKTAN OLEH PEMKOT KOTAMOBAGU), KEBERSIHAN SAJADAH MASING MASING SERTA PAKAIAN YANG DIKENAKAN DAN MEMPERGUNAKAN ALAT PELINDUNG KESEHATAN

2. JIKA ADA YANG DIANTARA KAUM MUSLIMIN BERADA DALAM KONDISI KESEHATAN / DAYA TAHAN TUBUH YANG MENURUN SERTA PENYAKIT LAINNYA YANG BERPOTENSI MENIMBULKAN KEKHAWATIRAN JAMA’AH LAINNYA SEPERTI BATUK,FLU, BERSIN-BERSIN DAN ATAU SEJENISNYA, MAKA DIMOHON BAGI YANG BERSANGKUTAN UNTUK MEMPERTIMBANGKAN MENGGANTI PELAKSANAAN SHOLAT JUM’AT DENGAN SHOLAT DZUHUR DI RUMAH KEDIAMAN MASING MASING

3. MEMPERHATIKAN DURASI PELAKSANAAN IBADAH SHOLAT JUM’AT UNTUK LEBIH DIEFSIENSIKAN TANPA MENGENYAMPINGKAN TUMA’NINAH DAN ADAB ADAB SHOLAT JAMA’AH, PENYAMPAIAN KHOTBAH DIPERSINGKAT DENGAN MATERI SEPUTAR MENGEDEPANKAN SEMANGAT KEBERSAMAAN, MENYAMPAIKAN HIMBAUAN TENTANG KEWASPADAAN MASYARAKAT DALAM MENGHADAPI SITUASI YANG SULIT, PENINGKATAN KEIMANAN SERTA KETAATAN KEPADA ALLAH, ROSUL SERTA PEMERINTAH DAN CERDAS MENGGUNAKAN MEDIA SOSIAL DENGAN MENGEDEPANKAN KONSEP TABAYYUN..CEK..RICEK DAN CROSSCHEK DARI SUMBER YG BISA DIPERTANGGUNG JAWABKAN

4. BERHARAP AGAR SETELAH MENUNAIKAN IBADAH SHOLAT JUM’AT UNTUK KIRANYA JAMA’AH KAUM MUSLIMIN UNTUK LANGSUNG KEMBALI KE RUMAH KEDIAMAN MASING MASING DAN MENGHINDARI BERKUMPUL DALAM WAKTU YANG LAMA

5. JIKA KONFIRMASI DENGAN PIHAK OTORITAS PENENTU KEBIJAKAN TERHADAP RESIKO PENYEBARAN VIRUS COVID 19 DI KOTA KOTAMOBAGU TELAH ADA DAN TERNYATA DI KOTA KOTAMOBAGU BERADA DALAM POSISI DHORURAT PENANGAN VIRUS COVID 19….” MAKA SHOLAT JUM’AT DI TIADAKAN DI SEMUA MESJID DI KOTA KOTAMOBAGU DAN DIGANTI DENGAN SHOLAT DZUHUR DI RUMAH MASING MASING DENGAN CATATAN ADZAN TETAP DIKUMANDANGKAN DI SETIAP MESJID SEBAGAI PEMBERITAHUAN TANDA MASUK WAKTU SHOLAT TELAH DI MULAI, HAL INI BERLAKU PULA DENGAN IBADAH JAMA’AH YG MENGUMPULKAN JAMA’AH YG BANYAK UNTUK SEMENTARA DIHENTIKAN SAMBIL MENUNGGU SUASANA KONDUSIF KEMBALI,

DEMIKIAN HIMBAUAN INI DISAMPAIKAN….SEMOGA SEMUA AMAL IBADAH KITA DITERIMA OLEH ALLAH DAN ALLAH MAHA MENGETAHUI SEGALANYA..SEMOGA KITA SEKALIAN SETELAH BERIKHTIAR KITA AKAN SELALU MENDAPATKAN PERLINDUNGAN ALLAH DALAM SEGALA HAL..Aamiin Allahumma Aamiin….wallahuA’lam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.