Kinerja Pendamping Desa Bolmong Disorot DPMD

0
78
Achmad Yani Damopolii

KLIK24.ID – Kinerja pedamping desa di Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), Sulut  mendapat sorotan khususnya dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Bolmong. Pasalnya, selain banyaknya laporan negatif yang diterima, kinerja pedamping desa juga kurang maksimal.

“Jadi mulai sekarang pendamping desa wajib menjalankan tugas dengan maksimal dan bertanggungjawab terhadap tugas yang di emban,” tegas Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Bolmong Ahmad Yani Damopolii kepada Harian Bolmong Raya.

Dijelaskannya, tugas pendamping desa melakukan tindakkan pemberdayaan masyarakat melalui asistensi, pengorganisasian, pengarahan dan fasilitasi Desa. Untuk itu, seluruh pendamping desa di Bolmong wajib bertanggungjawab dan menjalankan tugas dengan baik, sehingga hasil pendampingan di setiap desa bisa terlihat hasilnya.

Tak hanya itu, untuk memaksimalkan kinerja dari pendamping desa, kepala desa atau Sangadi maupun aparat desa dapat melaporkan ke pihaknya apabila ada pedamping desa yang tidak menjalankan tugasnya dengan baik dilapangan.

“Kalau ada pendamping desa yang tidak melakukan tugasnya dengan baik dalam pendampingan desa, segera laporkan ke DPMD Bolmong,”katannya.

Kenapa demikian, karena menurutnya, peran pedamping desa sangat penting dalam mengoptimalkan program pembangunan desa. Salah satu suksesnya pembangunan desa itu terlihat dari kinerja pendamping desa dalam melakukan pendampingan. Untuk itu diharapkan, pedamping desa betul –betul bertanggung jawab dalam tugasnya.

“Masih banyak yang belum memberikan kontiyu kepada desa dalam proses perencanaan dan akhir pelaksanaan. Saya berharap mereka bisa memberikan pendampingan secara tulus dan baik, karena mereka diberikan biaya operasional seperti gaji,”ungkapnya.

Dengan demikian dia berharap, mulai tahun ini fungsi pendamping desa dapat lebih maksimal dan profesional dalam melaksanakan tugas pedampingan, karena dampaknya akan muncul permasalahan terkait penggunaan dana desa (DD) yang bersumber dari APBN maupun alokasi dana desa (ADD) dari APBD. “Jadi  tahun ini tidak boleh terjadi lagi. Pedamping desa harus betul-betul bekerja maksimal dan bertanggung jawab,” tuturnya. (CIP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.