Kejari Endus Dugaan Korupsi KUD Perintis Tanoyan

0
336
Hadiyanto (Kepala Kejari Kotamobagu)

Klik24.id, KOTAMOBAGU — Kejasaan Negeri (Kejari) Kotamobagu, mulai mencium aroma dugaan korupsi di tubuh pengurus Koperasi Unit Desa (KUD) Perintis Tanoyan.

Korps Adhyaksa perlahan namun pasti, akan mengungkap dugaan penyalagunaan dana retribusi dan dana reklamasi serta pasca tambang. Disinyalir, dana hasil pengelolaan tambang mitra kerja tersebut cukup fantastis sekira Rp4,8 miliar.

Berdasarkan informasi yang didapat, dana miliaran rupiah yang harus disetor ke negara enggan dilakukan oleh pihak koperasi, sejak 2015 pengurus KUD sebelumnya.

Menindaklanjuti hal ini, Kejari Kotamobagu melakukan pemeriksaan terhdap beberapa pengurus koperasi pada panggilan kedua. Sebelumnya, melayangkan panggilan pertama namun enggan dipenuhi pihak terkait dalam rangka memberikan klarifikasi.

Adapun yang sudah dilakukan pemeriksaan awal oleh Kejari Kotamobagu yakni Bendahara dan Humas KUD Perintis Tanoyan.

Kepala Kejari Kotamobagu, Hadiyanto saat dimintai keterangan mengakui, jika pihaknya saat ini tengah menseriusi dugaan korupsi KUD Perintis Tanoyan. “Kita proses, perkembangannya tunggu saja,” singkat Hadiyanto.

Sementara itu, Humas KUD Perintis Tanoyan, Abd Bahri Kobandaha, enggan menanggapi lebih terkait pemeriksaan pihak kejaksaan terhadap dirinya. Malah Ali—sapaan akrabnya—tidak memberikan komentar soal dugaan korupsi KUD Perintis Tanoyan. “No komen, kalau soal itu,” jawab Ali, lewat pesan WhatApp (WA), tadi malam. (dim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.