Warga Polisikan Kades Ambang Dua, Ini Kasusnya

0
35
AKBP Nova Irene Surentu (Kapolres Bolmong)

Klik24.id, BOLMONG –  Kepala Desa (Sangadi) Ambang Dua, Ocniel Pudi, Kecamatan Bolaang Timur, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), kini harus berurusan dengan pihak Polres Bolmong lantaran diduga menyalahgunakan kewenangan untuk kepentingan pribadi.

Ocniel terbukti menjadi salah satu penerima Bantuan Sosial Tunai (BST) berdasarkan penerima BST periode Mei-Juni tahun 2021 melalui laman Website Kementerian Sosial (Kemensos) cek bansos, kemensos.go.id.

Baca Juga: Memalukan! Kades Kok Terima BST

Buntutnya, warga desa setempat menaruh kecewa kepada sangadi hingga menggelar aksi penyegelan segel kantor desa, belum lama ini.

Tak hanya itu, kekecewaan warga berujung di meja kepolisian. Sejumlah masyarakat, melaporkan sangadi dengan nomor laporan Polisi, LP/10/II/2021/RES BM/SEK-BLG, tertanggal 18 Februari 2021 tentang dugaan tidak pidana pemalsuan.

Ocniel Pudi dinilai sewenang-wenang memindahkan dua warganya ke Kairagi Satu, Kecamatan Mapanget, Kota Manado, tanpa sepengetahuan yang bersangkutan. Dua warga yang merasa keberatan akhirnya melaporkan hal tersebut ke Polisi.

Baca Juga: Remon: Bantuan Bibit Jagung Hanya 2,6 Ton

Menurut Kapolres Bolmong AKBP Dr Nova Irene Surentu, kasus tersebut dalam waktu dekat akan dilakukan gelar perkar dengan melibatkan Jaksa Penuntut Umum (JPU). “Untuk kasus Kepala Desa Ambang Dua, terus kita proses. Tidak lama lagi akan kita gelar perkara,” kata Surentu.

Sembari menambahkan, nantinya akan dilihat hasil gelar perkara. “Kalau saat ini, yang bersangkutan masih sebatas saksi,” jelasnya.

Disisi lain Surentu meminta, seluruh Bhabinkamtibas agar serius mengawasi penyaluran bantuan. Sebab menurutnya, bantuan harus benar-benar tersalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan, sesuai dengan aturan yang ada.

“Saya minta seluruh personil dapat berperan aktif dalam mengawal jalannya penyaluran bantuan pemerintah pusat ini, maupun penggunaan (Dandes) dalam penanganan covid-19,” tegas Nova.

Baca Juga: Pemkab Bolmong Tindak ASN Viral Melanggar Prokes

Dengan adanya pengawasan dan pengawalan secara langsung, Ia berharap tidak ada penyelewengan dana bantuan sosial (Bansos) dari pusat ini, yang diperuntukan kepada masyarakat yang terdampak covid-19. 

Apalagi adanya berbagai informasi, soal polemik penyaluran dari pemerintah desa kepada warga penerima manfaat. “Mulai dari adanya keluhan masyarakat tak terdaftar maupun dikeluarkan dari penerima, hingga adanya isu pemotongan BLT,” sebutnya. (*/tr-1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.