Pria Terkaya Nigeria Tarik Uang Rp140 Miliar dari Bank demi Yakinkan Dirinya Kaya

0
Aliko Dangote, pria terkaya di Nigeria, pemilik pabrik semen hingga tepung.(AFP / STEPHANE DE SAKUTIN)
KLIK24.ID – Pria terkaya di Nigeria mengisahkan bagaimana dia meyakinkan dirinya sendiri bahwa dia adalah orang kaya dengan menarik uang tunai dari bank.
Berbicara dalam sebuah wawancara televisi di Abidjan, Pantai Gading, pada Sabtu (6/4/2019), Aliko Dangote, seorang pengusaha sukses di bidang manufaktur, mengatakan bahwa dirinya sempat tidak percaya jika dia adalah orang kaya.
Dangote mengatakan, setelahnya dia baru yakin bahwa kekayaan yang dimilikinya adalah nyata dan tidak hanya sekadar angka di atas kertas. “Ketika Anda muda, satu juta pertama yang Anda peroleh merupakan sesuatu hal yang perting, tapi setelahnya, angka-angka itu menjadi tidak banyak berarti,” ujar Dangote yang memiliki sejumlah pabrik, mulai dari semen hingga tepung.
Demi meyakinkan dirinya sendiri, Dangote pun pergi ke bank dan menarik uang tunai miliaran rupiah untuk dibawa pulang dan sekadar dipandangi. “Suatu hari, saya menarik uang 10 miliar dollar AS (sekitar Rp 140 miliar), memasukkannya ke bagasi dan membawanya ke dalam kamar.” “Saya memandangi uang itu dan berkata dalam hati ‘Sekarang saya percaya saya memiliki uang’ dan kemudian membawanya kembali ke bank keesokan harinya,” ujarnya kepada pembawa acara Mo Ibrahim.
Menurut data dari Bloomberg Billionaries Index, pengusaha asal Nigeria itu kini menempati peringkat orang terkaya ke-74 di dunia, dengan nilai kekayaan mencapai 16,4 miliar dollar AS (sekitar Rp 231 triliun). Dalam wawancaranya, Dangote juga sempat berbicara tentang perekonomian di Nigeria dan Afrika yang menurutnya masih terbuka untuk pertanian dan teknologi baru. Dia pun berpesan kepada para pebisnis muda Afrika agar tidak telalu mudah puas dengan kesuksesan pertama yang diraih. “Sering kali di Afrika, kami menghabiskan pendapatan yang diproyeksikan. Selalu ada pasang surut (dalam bisnis),” ujarnya.
Dia pun sempat menyinggung masalah bea cukai dan administrasi yang kerap menimbulkan permasalahan dengan para pengembang bisnis di seluruh benua Afrika.

Dangote mencontohkan bagaimana kesulitan yang dihadapinya saat hendak mengekspor semen dari pabriknya di Nigeria ke Benin, negara tetangga di barat yang hanya terpisah jarak 40 kilometer dari perbatasan. Namun negara itu justru lebih memilih mendatangkan semen dari China yang lebih mahal.

kompas.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.