10 Ribu Orang Meninggal di Italia Akibat Corona

0

 

Seorang perawat merangkul rekannya di tengah pekerjaan mereka di Rumah Sakit Cremona, tenggara Milan, Lombardy, Italia, Minggu (15/3/2020). Selama diberlakukannya lockdown di Italia terkait meledaknya penyebaran virus corona di negara tersebut, sosok para tenaga medis banjir dukungan atas dedikasi mereka yang menjadi pahlawan dalam menangani serbuan pasien corona.(AFP/PAOLO MIRANDA)

 

KLIK24.ID – Italia menjadi negara yang paling parah dilanda virus Corona (COVID-19) di dunia. Lebih lebih dari 10.000 warganya meninggal dunia gegara Corona meskipun telah lockdown selama 16 hari.

 

Seperti dilansir kantor berita AFP pada Minggu (29/3/2020) kematian baru sebanyak 889 kasus yang dilaporkan oleh Dinas Perlindungan Sipil terjadi sehari setelah negara yang berpenduduk 60 juta itu mencatat 969 kematian pada hari Jumat (27/3), jumlah korban nasional tertinggi sejak virus COVID-19 muncul akhir tahun lalu.

 

Italia sekarang tampaknya akan memperpanjang penutupan bisnisnya yang melemahkan ekonomi dan larangan pertemuan publik melewati batas waktu 3 April.

 

Apakah sudah waktunya untuk membuka kembali negara ini? Saya pikir kita harus memikirkannya dengan sangat hati-hati,” kata Kepala Dinas Perlindungan Sipil, Angelo Borrelli kepada wartawan.

 

“Negara ini macet dan kita harus mempertahankan jumlah aktivitas sesedikit mungkin untuk memastikan kelangsungan hidup semua,” sebutnya.

 

Perdana Menteri Italia Giuseppe Conte mengatakan kepada warganya untuk siap menghabiskan lebih banyak waktu terkurung di rumah.Orang Italia mulai berharap bahwa bencana terburuk mereka dalam beberapa generasi mereda setelah peningkatan angka kematian harian mulai melambat pada Minggu (22/3).

 

“Jika seseorang masuk akal, seseorang tidak dapat membayangkan kembali dengan cepat ke kehidupan normal,” kata Conte.

 

Sumber : Detik.com

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.