I Made Sulap Batok Kelapa Jadi Bernilai Ekonomi

0
24
KREATIF : Limbah batok kelapa menjadi salah satu cendera mata dari Kotamobagu. (F : Dok Klik24.id)

KOTAMOBAGU — Niat I Made Mangku, warga Desa Moyag, Kecamatan Kotamobagu Timur, untuk menekuni usaha kerajinan tangan, patut diajungkan jempol.

Pasalnya, selain menekuni keterampilan souvenir dari bahan batok kelapa, Made juga menjalankan usaha gula semut dan kopi berbagai merek. Tak hanya itu, dirinya juga punya keahlian membuat kaligrafi.

Menurutnya, pembuatan kaligrafi tersebut, didapat saat mengikuti pelatihan, kemudian karena ditunjang dengan peralatan yang ada sehingga dirinya membuat aneka tulisan dengan berbagai bentuk dan ukuran.

Menurutnya, penjualan dari ukiran tulisan yang dibuat berfariasi, mulai dari harga Rp150ribu hingga Rp250ribu. “Biasanya pejualan tergantung kurang atau banyaknya tulisan yang dipakai,” katanya.

Lanjutnya, untuk penjualan kerajinan lain yang dibuat ada tempat hiasan lampu dari anyaman bambu, cangkir ceret dari batok kelapa dan dan ada pajangan berupa gula semut, kopi yang sudah diisi dalam kemasan.

Adanya usaha tersebut dirinya menyampaikan terima kasih kepada pemerintah Kotamobagu yang sudah menunjang dan membantu dalam memasarkan usaha, sehingga mulai dikenal sampai ke daerah luar. “Mudah-mudahan dengan usaha tersebut dapat membantu meningkatkan perekonomian keluarga mereka,” jelas I Made. (tr-1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.