Berkat Google Map, Warga Mopusi Pergoki Suami dengan Perempuan Lain. Hingga Berujung KDRT

0
Korban Saat melapor di Polsek Lolayan. foto: tribratanews.polreskotamobagu.com

KLIK24.ID – Jika dipergunakan dengan sebaik-baiknya, teknologi juga bermanfaat. Salahsatunya aplikasi Google Map. Berkat aplikasi ini, warga Desa Mopusi berinisial AL (28) mengetahui keberadaan suaminya RK (29).

Dikutip dari tribratanews.polreskotamobagu.com, kejadian bermula pada Sabtu (30/5) dini hari, saat itu AL berada di rumahnya Desa Mopusi tanpa ditemani suaminya. Berbekal GPS pada aplikasi Google Map di Android, AL kemudian mengecek posisi suaminya yang kebetulan mengendarai Mobil.

Posisi kendaraan suaminya ditemukan oleh aplikasi Google Map sedang berada di jalan raya Desa Bakan. Bersama saksi RK, korbanpun mengendarai sepeda motor meluncur menuju lokasi yang ditunjukan GPS dan benar saja mobil suaminya terparkir di jalan raya Desa Bakan Kecamatan Lolayan.

Curiga dengan mobil suaminya hanya terparkir di pinggir jalan, korban kemudian memeriksa siapa di dalam mobil dengan hanya berbekal lampu penerangan HP. Dan alangkah terkejut menemukan suaminya bersama dengan wanita lain dalam mobil. Korbanpun mencoba membuka pintu, namun suaminya langsung menyalakan mobil untuk melarikan diri. Korban naik ke atas kap mobil untuk menghentikan usaha kabur suaminya. Pelaku kemudian keluar dan menganiaya istri sahnya tersebut yang sebelumnya terlibat cekcok di samping mobil.

Suami korban melakukan penganiayaan dengan memukul lengan dan tangan kiri korban secara berulang-ulang kemudian kabur meninggalkan istrinya di TKP. Kapolres Kotamobagu AKBP Prasetya Sejati, SIK melalui Kasubag Humas Iptu Rusman Saleh, SE membenarkan kejadian ini. “Kasus KDRT ini telah dilaporkan ke Polsek Lolayan, penyidik sedang mengumpulkan keterangan saksi dan alat bukti guna proses hukum lebih lanjut” tegasnya.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.