Gelombang Covid-19 Mengancam, Pemda Siapkan Stok Oksigen

0
33

KOTAMOBAGU – Pandemi Covid-19 hingga kini terus mengintai masyarakat Bolaang Mongondow Raya (BMR). Untuk mengantisipasi lonjakan kasus pemerintah muai menyiapakan sejumlah upaya seperti menyiapkan stok oksigen di Rumah Sakit (RS) hingga Pusat Kesehata Masyarakat (PKM).

Seperti, Pemkot Kotamobagu, selain membatasi aktifitas masyarakat dan memperketat penerapan protokol kesehatan, kini menyiapkan stok tabung oksigen untuk mengantisipasi peningkatan kasus pasien positif disertai gejala.

Hal ini dikatakan, Sekretaris Daerah (Sekda) Kotamobagu, Sande Dodo. Ia menjelaskan, saat ini Pemkot Kotamobagu mulai menerapkan Perberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Berbasis Mikro. Menurutnya, hal tersebut bertujuan memperketat penerapan prokes dan membatasi aktifitas masyarakat, untuk menekan jumlah peningkatan kasus Covid-19 di Kota Kotamobagu.

“Pemerintah berupaya agar tidak terjadi lonjakan kasus Covid-19 di Kotamobagu, hal ini juga perlu dukungan masyarakat dengan mentaati Prokes,” tutur Sande.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kotamobagu, Tanti Korompot mengatakan, pihaknya telah melakukan persiapan mengantisipasi lonjakan kasus termasuk ketersediaan stok oksigen yang saat ini masih cukup. Terkait obat Covid-19, hingga kini belum ada di Kotamobagu, sebab hingga saat ini penggunaan obat bagi pasien Covid-19 adalah obat sesuai gejala yang dialami pasien. “Sampai saat ini obat khusus untuk terapi Covid-19 belum ditentukan, sehingga kami masih menggunakan obat sesuai gejala pasien,” jelasnya.

Menambahkan hal tersebut, Kepala Bagian (Kabag) Umum Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kotamobagu, Tofan Simbala mengatakan, saat ini 20 pasien positif Covid-19 sedang dirawat. Untuk mengantisipasi lonjakan pasien kasus di Kotamobagu, pihaknya telah menambah 150 tabung oksigen untuk pasien umum maupun pasien positif Covid-19. “150 tabung oksigen sedang dalam pengiriman, kemungkinan akan sampai pada hari Selasa (Esok). RSUD Kotamobagu siap melakukan perawatan terhadap pasien Covid-19,” terangnya.

Diketahui, kasus positif Covid-19 di Kotamobagu, sejak 2020 hingga saat ini sebanyak 981 kasus, kemudian sembuh 924 orang, meninggal 24 orang dan dalam perawatan 34 orang.

Hal serupa dilakukan, Pemkab Bolsel untuk mengantisipasi lonjakan kasus. Selain memaksimalkan pelaksanaan vaksinasi massal juga memperketat penerapan Prokes.

“Saat ini, kita maksimalkan vaksinasi massal dalam rangka penanganan penyebaran Covid-19. Data vaksinasi saat ini untuk dosis pertama sudah mencapai 9.659 atau 15,9 persen dan vaksinasi dosis kedua 2.142 atau 3,5 persen. Vaksinasi meliputi  kalanan tenaga kesehatan, pelayanan publik, remaja, lanjut usia (Lansia), masyarakat rentan dan masyarakat umum,” sebut Kepala Dinkes Bolsel, Sadly Mokodongan.

Terpisah, Direktur RSUD Bolsel, Sry Pakaya menambahkan, vasilitas pelayanan kesehatan terhadap pasien positif Covid-19 sudah disiapkan. “Vasilitas sudah kita siapakan. Namun sampai saat ini belum ada pasien positif dengan gelaja yang ditangani oleh pihak medis. Untuk stok tabung kita sudah siapkan semua, untuk menjaga adanya lonjakan kasus,” tambah Pakaya.

Jumlah kasus positif Covid-19 di Bolsel tercatat, 88 orang dan empat pasien dalam perawatan, sedangkan selesai isolasi atau dinyatakan sembuh 81 orang serta meninggal dunia tiga orang.

Kemudian, Kepala Dinkes Boltim, Eko Marsidi mengaku, telah melakukan antisipasi pencegahan lonjakan kasus positif. Ia menyebutkan, stok oksigen di delapan PKM telah disiapkan. “Untuk stok oksigen sudah kita siapkan. Dan saat ini vaksinasi massal serta swab bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun masyarakat juga kita laksanakan saat ini,” terangnya.

Ia menyebutkan, saat ini kasus posotif Covid-19 di Boltim tercatat 219 orang, kemudian sembuh mencapai 197 orang, sedangkan yang masih dalam perawatan 16 orang. Sementara, meninggal dunia sebanyak tujuh orang.

 

Berikut Perkembangan Kasus Covid-19 di BMR :

Kota Kotamobagu

Kasus Positif : 981 orang

Sembuh : 924 orang

Meninggal dunia : 24 orang

Dalam perawatan : 34 orang

 

Kabupaten Bolsel

Kasus Positif : 88 orang

Sembuh : 81 orang

Meninggal dunia : 3 orang

Dalam perawatan : 4 orang

 

Kabupaten Bolmong

Kasus Positif : 455

Sembuh : 429 orang

Meninggal dunia : 19 orang

Dalam perawatan : 7 orang

 

Kabupaten Boltim

Kasus Positif : 219 orang

Sembuh : 197 orang

Meninggal dunia : 7 orang

Dalam perawatan : 16 orang

 

Kabupaten Bolmut

Kasus Positif : 153 orang

Sembuh : 120 orang

Meninggal dunia : 2 orang

Dalam perawatan : 31 orang.

(tes/wid/dim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.