Ditegur Baik-baik Karena Merokok di Area RSUD Kotamobagu, Oknum Kadis Bolmong Bentak Satpam RSUD

0
137
RSUD Kotamobagu

KLIK24.ID — Beredar video berdurasi 42 detik yang menunjukkan oknum diduga pejabat eselon II atau Kepala Dinas (Kadis) di Kabupaten Bolmong membentak Satpam RSUD Kotamobagu, lantaran ditegur tidak boleh merokok di kawasan Rumah Sakit, Jumat 28 Mei 2021.

Padahal Satpam RSUD memberikan teguran secara baik. Namun oknum tersebut enggan bahkan melawan saat dilarang merokok di kawasan Rumah Sakit.

Direktur RSUD dr Wahdania Mantang saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut.

“Iya memang benar kejadian itu. Satpam menegurnya secara baik-baik namun oknum yang katanya seorang kepala dinas tidak terima dan marah-marah,” ujar Mantang saat dihubungi via whatsapp.

Mantang menambahkan, aturan larangan merokok di area rumah sakit sudah berlaku sejak lama, bukan baru diterapkan.

“Aturan tersebut sudah sejak lama diterapkan. Tempat kejadiannya, tepat di depan IGD,” kata Mantang.

Sementara itu, Kepala Bidang  Keamanan dan Ketertiban Satpol PP Kotamobagu Chandra Kurniawan Wahid saat dikonfirmasi menuturkan, oknum kadis Bolmong dan kerabatnya yang merupakan keluarga pasien IGD ditegur oleh Satpam RSUD Kotamobagu bernama Ridho Paputungan karena merokok di depan IGD.

Kedua orang tersebut bahkan sudah 2 kali ditegur oleh Satpam tetapi tidak mengindahkan dan mengikuti aturan untuk mematikan rokok mereka.
“Saya yang sementara melakukan pengecekan satpam dan berada tepat di depan di lokasi pun tidak diam diri melihat ada yang merokok seperti itu dan sudah memandang remeh tugas satpam. Saya pun maju memperkenalkan diri saya dan meminta supaya rokok dimatikan. Tetapi kami berdua Satpam mendapatkan perlawanan. Kami dengan ketegasan menyatakan bahwa tidak boleh merokok diarea rumah sakit,” kata Chandra.

Saat menyampaikan larangan tersebut, oknum kadis mendorong satpam RSUD Kotamobagu.

“Satpam Ridho yang sementara merekam kejadian itu didorong oleh oknum yang disebut oleh kerabatnya sebagai kadis,” terangnya.

Bahkan, pada saat itu terus terjadi perdebatan antara petugas pengamanan RSUD dan oknum kadis beserta kerabatnya.

“Perdebatan tidak berhenti disitu, adapun orang-orang yang mengaku kerabat ada yang mencoba mendinginkan tetapi ada juga yang sebaliknya,” tutur Chandra.

Dalam situasi yang sudah panas tersebut, datang satu orang Satpam. Namun sebelum mengeluarkan sepatah kata satpam tersebut diperintahkan untuk tetap diam dan perhatikan perlakuan oknum kadis dan kerabatnya.

“Sementara keadaan memanas datang 1 satpam lagi atas nama Kifly Mokodompit, saya perintahkan untuk diam dan dengar saja apa yang diucapkan oleh mereka. Hal ini saya perintahkan juga kepada Ridho karena kalau ditanggapi itu tidak akan ada ujungnya,” jelasnya.

“Kami sudah berusaha dengan santun sampai tegas, namun kami tidak dihargai, malahan diumpat ini itu,” ujar Chandra.

Pihaknya langsung melaporkan kejadian tersebut ke pimpinan baik Direktur RSUD Kotamobagu maupun Kasat PolPP Kotamobagu.

Diketahui dari video yang diterima media ini, oknum dan dibantu teman-temannya membentak dan menanyakan aturan tertulis terkait boleh atau tidak merokok di kawasan rumah sakit. Bahkan, hampir terjadi baku pukul. (Uci)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.