Diduga Ada ‘Bekingan’ Kuat PETI Potolo

0
298
RUSAK : Kubangan bak rendaman material terpantau dari jauh. (F : Istimewa)

KOTAMOBAGU — Larangan terhadap aktivitas Pertambangan Tanpa Izin (PETI) di lokasi Potolo, hanya isapan jempol belaka.

Lokasi pertambangan berada di Desa Tanoyan Selatan, Kecamatan Lolayan, Bolmong, Sulut, semakin tak terkendali.

Baca Juga :Sulit Dikendalikaan, Pertambangan Ilegal Potolo Sarang Mafia

Puluhan alat berat dikerahkan para pemodal untuk mengeruk material. Kondisi ini memunculkan sejumlah spekulasi. Aktivitas tambang ilegal berjalan mulus lantaran ada bekingan.

Baca Juga : Jatam: Melawan Mafia PETI di BMR Harus Tegas

Dugaan ini, perlahan mulai terendus. Beberapa oknum politisi, Aparatur Sipil Negara (ASN), akademisi, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) hingga wartawan, disinyalir menerima sogokan dari pemodal PETI Potol.

Keterlibatan sejumlah kalangan tersebut membuat lokasi PETI Potolo, sulit disentuh penegak hukum maupun pemerintah, apalagi dibubarkan paksa karena ilegal.

“Iya, ada oknum lain yang terlibat. Seperti ASN, dosen, bahkan wartawan,” kata sumber, yang enggan dipublis.

Baca Juga : Eksploitasi Ilegal Potolo, Komnas HAM: Terkesan Ada Pembiaran

Meski demikian, hingga berita ini diterbitkan, upaya konfirmasi ke sejumlah oknum yang diduga terlibat, belum belum mendapat tanggapan. Bahkan, beberapa diantaranya menolak saat dimintai klarifikasi. (*/dim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.