Darurat 500 Kantong Darah, Harian BMR-JRBM-PMI Donor Darah Maraton

0
484

KLIK24.ID – Stok darah yang kosong di Unit Transfusi Darah (UTD) Palang Merah Indonesia di Bolaang Mongondow Raya (BMR), mendatangkan keprihatinan perhatian sejumlah instansi swasta. Terbaru, PT J Resources Bolaang Mongondow (JRBM) bekerjasama dengan Harian Bolaang Mongondow Raya (HRBM) dan menggandeng PMI akan menggelar donor darah maraton selama tiga hari dimulai 14-17 September 2019.

Penanggung jawab kegiatan Fauzi Permata SE mengatakan, kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan stok darah yang jumlahnya belum seimbang dengan kebutuhan pasien rumah sakit. Kegiatan donor darah yang bakal digelar, dapat meningkatkan stok darah di Unit Transfusi Darah PMI Kotamobagu dalam jumlah banyak. Selain menggalakkan donor darah, pihak pelaksana juga mengundang organisasi/komunitas, masyarakat umum, instansi pemerintah dan penegak hukum untuk menjadi pendonor darah secara sukarela. “Pendonor sukarela jumlahnya akan terus ditingkatkan sehingga bisa diperoleh stok darah sesuai target yang dibutuhkan,” tutur Papa Atila sapaan akrabnya.

Adapun kegiatan akan dilaksanakan didua lokasi terpisah, yakni Minggu (15/9) dan Senin (16/9) berlokasi di Kantor Graha Pena Jalan KS Tubu Kelurahan Sinindian, sedangkan Selasa (17/9) berlokasi di Kantor Bupati Bolmong. Kegiatan dijadwalkan mulai pukul 07:30 Wita hingga Pukul 15:00 Wita. “Dengan kegiatan donor darah dan banyaknya pendonor sukarela, diharapkan memperoleh stok darah dalam jumlah banyak, agar sewaktu-waktu bisa diberikan untuk menolong warga yang menjalani perawatan di rumah sakit,” harap papa Atila yang juga sebagai Direktur HBMR.

Seperti pemberitaan kemarin, saat ini stok darah di PMI BMR, habis.
Hartono Bin Karno A.P.TTD bagian urusan Pengerahan Pelestarian Donor Darah Sukarela (P2D2S) Unit Transfusi Darah (UT) PMI Bolaang Mongondow (Bolmong) diwawancarai HBMR mengatakan, stok darah di BMR memang selalu tidak tercukupi.
“Jadi selalu kurang bahkan tidak ada stok. Karena kebutuhan masyarakat sangat tinggi. Ini dipersulit dengan minimnya warga dalam mendonorkan darah mereka,” jelas Hartono.
Dia mengatakan, PMI Bolmong memang hampir setiap bulan menggelar donor darah, namun animo masyarakat minim.

“Setiap satu bulan sekali digelar, namun kami tidak mencapai kebutuhan darah yang ideal. Karena permintaan begitu tinggi,” jelas dia.
Ketika disinggung apakah terjadi komunikasi dengan PMI Sulawesi Utara terkait stok darah di BMR yang minim, Hartono menyatakan, seringkali PMI Sulut meminta suplai darah dari PMI Bolmong.

“Kenyataannya seperti itu. PMI Sulut juga sering minta bantuan kantong darah,” ujar dia.
Hartono mengajak warga untuk meningkatkan kesadaran dalam mendonorkan darah.
“Saat ini kan, warga yang membutuhkan darah ketika berobat ke rumah sakit harus menyiapkan pendonor. Nah, meski menyiapkan pendonor, warga harus memaklumi jika ada biaya yang harus dikeluarkan,” jelasnya.

“Biaya yang dipungut itu sesuai prosedur, karena baik darah yang dibeli di UTD atau PMI maupun darah yang disiapkan lewat pendonor, memang menelan anggaran. Karena anggarannya digunakan untuk beberapa jenis. Diantaranya saring darah. Saring darah itu dibutuhkan karena akan dilakukan pemeriksaan darah sebelum didonorkan apakah bebas dari AIDS, sivilis dan penyakit menular lainnya,” tutur Hartono.

“Selanjutnya, ada juga biaya administrasi. Baik pengiriman dan lain sebagainya. Jadi mengenai anggaran jangan dijadikan persoalan, karena pihak PMI maupun UTD memungut biaya untuk setiap darah yang dibeli maupun yang didonorkan pendonor yang disiapkan, sesuai dengan aturan berlaku,” jelas Hartono.

Dia berharap instansi pemerintah, organisasi masyarakat maupun instansi swasta bisa rutin menggelar kegiatan donor darah, sehingga kebutuhan darah tercukupi.
“Memang semakin banyak kegiatan donor darah semakin baik. Saya berharap ada dukungan masyarakat dan kesadaran akan pentingnya mendonorkan darah,” pungkasnya.(tes)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.