Cengkih Meroket, Bawang Merah Anjlok

0
79
Ilustrasi

klik24.id — Petani cengkih saat ini bisa bernafas lega, apalagi yang masih menyimpan stok panen tahun lalu. Beberapa hari terakhir, harga komoditi andalan masyarakat Bolmong Raya terus naik harga.

Berdasarkan penelusuran, harga cengki sebelumnya Rp105 ribu kini naik menjadi Rp110 ribu per Kilo gram (Kg).

Hal ini dikatakan, pemilik gudang CV Karya Tani, Robert mengatakan, selang beberapa hari pihaknya menaikan harga beli cengkih dari petani. Ia menyebutkan, sebelumnya harga pembelian cengkih dari petani Rp105 ribu per kg, namun selang beberapa hari naik Rp110 ribu per Kg. “Ya saat ini harga pembelian per Kg, Rp110 ribu,” ungkap Robert.

Ia menjelaskan, kenaikan harga beli cengkih dari petani menyesuaikan dengan harga beli perusahaan. “Jika harganya naik kami pun ikut menyesuaikannya,” katanya.

Lanjutnya, pasokan cengkih dari petani saat ini masih kurang lantaran yang dijual saat ini masih stok panen tahun lalu, yang disimpan para petani. “Meski pun kurang cengkih yang dijual petani tetapi tetap ada yang datang menjual,” terangnya.

Harga cengkih melambung, berbeda dengan harga bumbu dapur seperti Bawang Merah yang justru anjlok dipasaran. Bahkan sebelumnya turun harga, Rp35 ribu hingga Rp30 ribu per Kg, kembali turun harga Rp28 ribu per Kg. Seperti diungkapkan, Kepala Bidang Perdagangan, Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disdagkop dan UKM) Kota Kotamobagu, Apri Paputungan menyampaikan, harga Bawang Merah dipasaran kini masih turun. “Biasanya kalau stok banyak harga dibawah tapi jika stok kurang harga akan naik,” katanya.

Ia menjelaskan, harga Bawang Merah anjlok dipicu masuknya stok dari petani lokal ditambah pasokan dari luar daerah. Belum juga, saat ini pedagang Bawang Merah tidak hanya di pasar tradisional menalinkan menyebar hingga desa dan kelurahan. “Jadi karena stok bawang merah banyak sehingga harga menjadi turun. Penjualan Bawang Merah kini tidak terfokus saja di pasar atau supermarket namun sudah banyak warga yang membuka lapak menjual BAwang Merah di desa dan kelurahan,” ujar Apri. (aln/dim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.