Pimpinan Hotel dan Mice Se-Indonesia Asal Sulut Komit Dukung Pariwisata

0

KLIK24.ID — Luar biasa antusiasme webinar membahas pariwisata Sulut yang digagas Kawanua Hotelier dan Dinas Pariwisata (Dispar) Sulut.  Diskusi virtual yang ikut disuport KLIK24.ID dan seluruh member INN Media grup, Sabtu (13/6) tersebut, diikuti secara virtual oleh ratusan pimpinan perhotelan dan owner bisnis MICE (meeting, insentive, confrence, event) berdarah Sulut, yang tersebar di berbagai group chains hotel internasional di seluruh Indonesia dan Asia termasuk para peserta tourism board dari daerah bahkan negara tetangga, Malaysia.

Acara yang menggunakan aplikasi meeting virtual zoom itu, dipandu Teddy Manangka selaku Presdir PT Cipta Anugerah Asa – MICE & Wedding Planner dan pernah menjabat Regional PR & Promotions Manager, Swiss-Belhotel International, dengan teman “Strategic Langkah MICE Sinergi Perhotelan & Pariwisata Sulawesi Utara dengan International di era new normal.

Protokol Kesehatan masuk hotel di Sulut yang digelar oleh Dinas Pariwisata Provinsi Sulut

Menurut Henry Umbas, penggagas acara  juga menjabat Divisi Event di Asosiasi IFBEC National Board dan Food & Beverage Manager beberapa international chains, kegiatan ini digelar dengan harapan kebangkitan pariwisata Sulut sebagai Pilot Project di era new normal lebih berkualitas dengan sarana technologi dan networking dan mengacu kepada protokol kesehatan berstandart International.

“Ini juga dalam rangka memperbaiki infrastruktur perhotelan, pariwisata dan sumber daya manusia dengan acara ini,” katanya.

Tak hanya itu, menurutnya ini diharapkan juga bisa ikut membantu Pemprov Sulut untuk mendatangkan turis dan investor dan building trust merasa aman dan nyaman.

Acara yang berlangsung sore hari itu diawali oleh opening remarks Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Utara, Henry Kaitjily.  “Pariwisata Sulut telah mematangkan protokol kesehatan di semua pusat bisnis pariwisata.  Dan kami intens mengadakan pertemuan virtual baik dengan perhotelan maupun stakeholder lainnya,” kata Kaitjily.

Sejumlah narasumber hadir pada kegiatan ini di antaranya Staff Khusus Gubernur Provinsi Sulut Bidang Pariwisata, Dino Gobel, Cluster Director operation Hotel Mulia Group Jakarta Bali Martino Tanor, GM Grand Mercure Angkasa Medan Hendra J Ngantung,  Grace Wuwungan MICE Specialist Indonesia MICE training centre Director Uniq event, Stephen Reinhard Rantung Owner SEED Corp Marketing & Hospitality Consultant and NCSA-Sekolah Perhotelan, Jakarta –Surabaya, dan Moddy Sumayku selaku Cluster Digital Marketing Manager hotel Movenpick & Novotel Phuket, Thailand.

Staff Khusus Gubernur, Dino Gobel, menjelaskan, saat ini masyarakat lokal Sulut mulai memilih melakukan staycation, liburan di hotel atau resort di wilayah terdekat tempat tinggalnya seperti di Mercure dan Grand Luley, di hotel bintang dalam kota, serta hotel daring dalam properti OYO.  Ini dikarenakan Kadis Pariwisata provinsi Henry Kaitjily sukses menetapkan dan mensosialisasikan protokol kesehatan di kalangan perhotelan.

“Pak Gubernur menegaskan, protokol kesehatan itu multak bagi hotel yang beroperasi dan tamu yang datang ke hotel tersebut,” kata Gobel. (zip)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.