Di Penghujung Masa Jabatan Bupati Bolmong, Ada Warga Minta Copot Jabatan Camat Passi Timur yang diduga Kaburkan Permendagri dan Perda  

0
353

Klik24.ID,Bolmong – Akhir masa jabatan Bupati Bolaang Mongondow (Bolmong) Yasti S Mokoagow, yang tinggal menghitung hari belakangan mulai bermunculan persoalan di beberapa Desa di kecamatan Passi Timur. Mulai dari pemberhentian sementara 3 kepala Desa yakni Manembo, Sinsingon dan Sinsingon Timur, kini muncul lagi persoalan yang hampir serupa di Desa Pangian Tengah. Kamis (05/05/2022).

Menurut Matias Mokoagow, mantan Kepala Urusan (Kaur) Umum Desa Pangian Tengah yang diberhentikan sementara, Penerapan Permendagri perlu dilakukan pengawalan lansung oleh Pemerintah Daerah (Pemda), agar setiap laporan dari pemerintah Desa dan Kecamatan tidak lansung di terima begitu saja tanpa tau setiap persoalan yang terjadi.

“Apakah Pemda tau kalau pemberhentian kepada saya, hanya karena menjawab pertanyaan Asisten 1 Decker Rompas, tentang keberadaan Sangadi bersama Sekdes dan kadus yang hampir 2 minggu berada di luar Propinsi?, Saya diberi surat Peringatan dengan alasan meresahkan masyarakat, namun secepatnya saya membuat surat permintaan maaf, jika memang menjawab pertanyaan seorang Asisten 1 Pemerintahan dianggap Meresahkan masyarakat,”Jelas Mokoagow.

Bahkan menurutnya lagi pemberhentian terhadap dirinya sengaja dilakukan hanya didasarkan tidak suka terhadap dia, karena ada satu SP lagi yang tidak pernah sampai ditangannya dan hanya Camat dan Sangadi yang tahu.Bahkan berdasarkan informasi yang di dapatnya, SP tersebut datangya dari Camat dan tinggal di tanda tangani sangadi.

“Perhal ini sudah saya sampaikan secara tertulis Ke Pemda Bolmong dalam hal ini Bupati.Tembusannya ke Sekda, Ketua DPR, Asissten 1, Kabag Hukum, Inspektorat dan PMD. Didalam surat saya meminta Bupati Bolmong Yasti S Mokoagow, agar dapat menggantikan Camat Passi Timur yang sudah mengaburkan Permendagri No 67 Tahun 2017 dan Perda No 2 Tahun 2019, bahkan paska demo oleh warga akibat pemberhentian sementara di 3 Desa kemarin itu, Assisten 1, sudah meminta Camat untuk memerintahkan Sangadi untuk mengembalikan jabatan saya, karena sudah melanggar hukum,” bebernya pada Media ini.

Sementara itu Asissten 1 Bolmong bidang Pemerintahan Decker Rompas, membantah adanya pernyataan tersebut, dia hanya meminta untuk mengevaluasi kembali keputusan tersebut.

“Kata siapa saya sampaikan ke Camat untuk segera kembalikan jabatan Matias Mokoagow..? Saya suruh lihat/ evaluasi terutama Sangadi karena Sangadi atasan lansung dari Perangkat desa Kalau dimungkinkan untuk dikembalikan, silahkan dikembalikan,”jelas Decker

Asissten 1, juga menambahkan kalau pemberhentian terhadap Matias, bukan hanya satu persoalan.

“Saya lihat, keberadaan Sangadi dan Sekdes di luar daerah bukan satu satunya dasar Sangadi memberhentikan sementara yang bersangkutan,”terangnya.

Terpisah Camat Passi Timur Dani Rorimpandey, mengatakan yang berhak mengembalikan atau memberhentikan perangkat adalah kewenangan Sangadi.

“Pak saya bukan sangadi, yang harus mengembalikan atau memberhentikan secara tetap. itu kewenangan sangadi sebagai penyelenggara pemerintahan Desa dia yang tau alasan pemberhentian tersebut,” jelasnya lewat Whaatsapp pribadi.

Sayangnya tak ada satupun jawaban dari Asisten 1 Maupun Camat Passi Timur tentang Permendagri yang dilanggar oleh Mantan Kaur Umum Desa Pangian Tengah, yang hanya menjawab pertanyaan Asisten 1, tentang keberadaan Sangadi. Yang dijadikan salah satu dasar terbitnya Surat Peringatan, karena dianggap Meresahkan Masyarakat.

Alasan itu dibenarkan Oleh Sangadi Pangian Tengah belum lama ini. Yang menurut Idris Sipasi, dia mendapat informasi dari Camat Pasi Timur, terkait laporan Perangkatnya ke Asissten 1, tentang keberangkatannya ke Luwuk Banggai, yang menjadi salah satu dasar untuk diterbitkan SP ke Matias Mokoagow, dengan dalih ‘meresahkan masyarakat’.

tak hanya itu, Sangadi pun membenarkan adanya Surat Permintaan Maaf dari mantan Kaur Umum, setelah diberikan SP.

Namun sampai dengan berita ini di publikasi Sangadi pangian Tengah Idris Sipasi belum berhasil di hubungi lagi, guna dimintai keterangan lebih lanjut.(Bas)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.