Diduga Karena Melapor ke Asisten, Kaur Umum Desa Pangian Tengah di Berhentikan Sementara

0
283

Klik24.ID,Bolmong – Setelah Jabatannya sebagai Kaur umum di Desa Pangian Tengah, Kecamatan Passi Timur, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) dikembalikan lagi pada tanggal 11/08/2021 berdasarkan Permendagri No 67 Tahun 2017 dan Perbup No 2 tahun 2019, tentang pemberhentian dan pengangkatan perangkat desa, Matias Mokoagow kembali di non aktifkan pada tanggal 11/03/2022 dengan alasan meresahkan masyarakat.

“Saya di nonaktifkan kembali dengan alasan meresahkan masyarakat, di tuding telah melaporkan sangadi ke Asisten 1, yang berkunjung kerumah duka di Kabupaten Luwuk Banggai, hampir 2 minggu. Padahal Asisten Sendiri yang bertanya kepada saya perihal keberadaan sangadi,”jelas Mokoagow belum lama ini.

Mathias juga mengatakan kalau setelah kejadian tersebut dirinya di berikan Surat Peringatan (SP) dengan alasan meresahkan masyarakat tanpa menjelaskan perihal substansi persoalan yang dianggap melanggar, namun dengan segera dia melakukan permintaan maaf secara tertulis atas tindakannya itu.

“Sayapun tidak tahu dasar hukum pemberhentian kepada saya apa, kalau hanya karena memberikan keterangan ke Asisten 1, harusnya tidak perlu dipersoalkan karena itu tidak lebih dari loyalitas bawahan terhadap Pimpinan. Saya juga sudah Buat surat pernyataan permintaan maaf ke Sangadi dengan tembusan ke Camat,”tambahnya.

Mokoagow juga menyayangkan keputusan Camat yang terkesan tergesa gesa tanpa melihat lebih jauh kedalam persoalan yang terjadi, yang seharusnya persoalan seperti itu Camat harus memanggil dia untuk dimintai klarifikasi atas laporan tersebut.

“Ada lagi satu surat teguran dengan tembusan ke Camat namun tidak pernah sampai ketangan saya dimana itu yang disinyalir menjadi alasan Camat menyampaikan persoalan ini kepada Asisten 1. Camat juga mengatakan rekomendasi pemberhentian itu berdasarkan surat teguran sangadi, yang anehnya sampai saat ini tidak pernah ada ditangan saya,”singgungnya.

Camat Passi Timur Dani Rorimpandey, waktu dihubungi Media ini mengatakan terkait pemberhentian perangkat Desa, dilakukan oleh Sangadi setelah dilakukan teguran.

“Kalau pemberhentian perangkat desa diberhentikan oleh sangadi setelah dilakukan teguran, bukan saya. Soal tersebut bapak tanya saja ke sangadi pangian tengah sebagai penyelenggara pemerintahan desa supaya berimbang,” singkatnya lewat Whatsapp.

Terpisah Sangadi Pangian Tengah, Idris Sipasi waktu di wawancarai di rumahnya mengatakan sangat menyesalkan sikap salah satu mantan aparatnya yang melaporkan ke Asisten 1 tentang adanya kekosongan pemerintahan di Desa sejak keberangkatannya bersama Sekdes Pangian Timur, di Luwuk Banggai mengunjungi rumah duka.

“Yang kita kunjungi itu adalah orang tua salah satu perangkat Desa,”jelas Sangadi pada Selasa (03/05/2022).

Dia juga mengatakan bahwa kunjungan itu sudah diantisipasi terbih dahulu lewat pertemuan dengan semua perangkat demi mengisi kekosongan dan pelayanan di Desa.

“Saya mengundang perangkat sebelum berangkat,  dan disepakati bersama untuk menyerahkan sementara tanggung jawab itu kepada Kaur Pemerintahan, itupun hanya terkait pelayanan. Namun saya kaget dapat kabar dari Camat bahwa keberangkatan kami justru dilaporkan oleh mantan perangkat saya ke Asisten 1 dengan alasan tidak ada pelayanan di Desa karena Sangadi dan Kaur keluar Kota,”bebernya.

Idris juga mengatakan pemberhentian terhadap Matias Mokoagow, sudah lewat pemberian SP, dan dia juga sudah membuat peryataan, namun kalimatnya tidak menunjukkan kata berasalah.tak hanya itu Matias juga sudah mengabaikan tugas dari dia sebagai Pimpinan di Desa.

“Mantan aparat saya itu pernah diberi tugas untuk pendampingan ke Pertanahan, terkait dengan sertifikat tanah warga, namun sampai dengan saat ini tidak pernah dilaksanakan sehingga pemberhentian sementara terhadap dirinya, itu sudah tepat dan sesuai dengan ketentuan berlaku,”pungkasnya.

Sementara itu Asisten 1 Bolmong Bidang Pemerintahan, Decker Rompas, waktu di hubungi Media ini, mengatakan kalau pemberhentian sementara terhadap Matias Mokoagow, berdasarkan panggilan dan teguran oleh Sangadi.

“Info dari Camat juga Sangadi, yang bersangkutan sudah dipanggil dan diberi teguran oleh Sangadi karena ada hal-hal yang berkaitan dgn keberadaan yang bersangkutan,”Jelas Decker.

Dia juga berencana akan berkoordinasi lagi dengan  Camat dan Sangadi

“Nanti saya konfirmasi ke Camat dan Sangadi,”jelas dia Lewat Whaatsapp Pribadi.(tr3)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.