Tiga Sangadi Passi Timur Dinonaktifkan Lewat Whatsapp, Ada Video Yang Disebut Warga  

0
58

Klik24.ID,Bolmong – Penonaktifan sementara 3 Sangadi di Kecamatan Passi Timur Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), telah ditindaklanjuti dengan pertemuan antara Pemprov Sulut dan Pemkab Bolmong, serta dihadiri tiga Sangadi Non Aktif dari Desa Manembo, Sinsingon, dan Sinsingon Timur pada Rabu (27/04/2022)

Melalui Asisten Pemerintahan Denny Mangala dan Kesra Jemmy Kumendong bersama jajarannya, Pemkab Bolmong memaparkan alasan yang menjadi dasar pemberhentian ketiga sangadi di Kecamatan Passi Timur dan setelah mendengar pemaparan dan melihat seluruh dokumen, Pihak Pemprov berpendapat bahwa tindakan yang dilakukan oleh Pemkab Bolmong telah sejalan dgn ketentuan hukum yang ada.

Menurut salah satu sangadi Nonaktif, waktu diwawancarai media ini dirumahnya mengatakan hasil keputusan pertemuan itu kemungkinan akan mengembalikan jabatan mereka setelah lebaran Idul Fitri.

“Kemungkinan jabatan kami akan dikembalikan namun akan dilakukan pembinan dan penilaian,”ucapnya.

Dia juga membenarkan SK penonaktifan atas mereka bertiga yang disampaikan lewat Via Whatsapp (WA), setelah sebelumnya diberikan SK penonaktifan sementara tanpa ditandatangani Bupati.

“Awalnya Salinan keputusan Bupati diberikan ke PLT Sangadi pada tgl 19/04/2022 yang tidak ditandatangani Bupati, kemudian disusul lagi dengan SK pemberhentian Lewat Via Whatsapp ke kami pada tanggal 26/04/2022, yang sudah di tandatangani Bupati,”terangnya.

Ditempat yang sama para perangkat Desa menyampaikan apresiasi mereka atas upaya Pemprov yang mau memfasilitasi persoalan tersebut yang menurut Pemprov keputusan pemkab Bolmong atas dasar pemberhentian sudah sejalan dgn ketentuan hukum yang ada, namun akan lain hasilnya jika bukti foto dan Video mereka sempat dilihat.

“Wajar jika hasil keputusan itu tidak merubah apapun. Toh bukti Pemberhentian perangkat lama yang didukung dengan dokumentasi tidak sempat di tunjukkan sangadi, dan itu jelas sekali sebuah pelanggaran, dimana sebagai perangkat yang aktif secara terang terangan mempertunjukkan dukungan ke salah satu paslon sangadi kehalayak ramai,”Jelas mereka.

Mereka juga mengatakan kalau masih ada lagi satu bukti sebuah Video rekaman yang mereka simpan yang di duga melibatkan oknum Camat dengan mencatut nama bupati dalam persoalan itu.

“Kami akan bawa bukti Video pernyataan Camat didepan kami dan para aparat dan sangadi. Jika kami salah kenapa tidak di persoalkan malam itu, justru keputusan sangadi dan pengangkatan kami seolah biasa saja, bahkan membawa nama Bupati,”ungkap Mereka.

Terpisah Camat Passi Timur, Dani Rorimpandey waktu dihubungi membenarkan kalau awalnya yang diberikan ke penjabat itu adalah salinan Keputusan Bupati, selanjutnya SK Bupati telah disampaikan lewat Whastapp.

“Kemarin juga Pdf SK Bupati yg ditandatangani Bupati dari bagian hukum sudah diteruskan/japri ke yg bersangkutan. Kalau yg diterima penjabat itu, salinan keputusan Bupati,”jelasnya.

Namun hingga berita ini di publikasi, belum ada penjelasan terkait dengan beredarnya sebuah Video yang disebut oleh warga.(tr3)

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.