Pengentasan Pengangguran, Peningkatan Perekonomian Masyarakat! Sekprov Apresiasi Program BP2MI Sulutgo

0
20

Klik24.ID, Manado – Kepala BP2MI Sulawesi Utara dan Gorontalo Hendra T. Makalalag, melakukan Audiensi dengan Sekretaris Provinsi Sulawesi Utara Asiano Gemmy Kawatu didampingi oleh Staf Ahli Gubernur Ir. Haerfey Sendoh dan Kepala Biro Administrasi Pimpinan Abdullah Mokoginta, Kamis (27/28/2022).

Pada kesempatan itu, Kepala BP2MI SulutGo menyampaikan berbagai peluang bekerja ke Luar Negeri untuk menjadi Pekerja Migran Indonesia sampai dengan Program yang sudah mulai dirintis oleh BP2MI.

“Peluang kerja ke Jepang, Korea dan Jerman dengan Skema G to G, Jepang dengan Skema SSW sampai Negara tujuan Inggris Raya merupakan Peluang yang harus diambil CPMI asal Sulawesi Utara, dimana Negara-negara tersebut menerapkan Perlindungan yang memadai bagi para Pekerja Asing serta Upah yang terbilang cukup besar” ujar Hendra Makalalag.

Dalam rangka menunjang Tahun 2022 sebagai Tahun Penempatan maka BP2MI Manado juga sudah Mengusulkan untuk Pelaksanaan Test Bahasa Jepang yang diadakan di Manado dan telah disetujui oleh Atase Ketenagakerjaan Jepang Sasaki Hiroki, pada Kunjungannya ke Sulawesi Utara.

“Kami juga telah mencanangkan untuk pelatihan CPMI oleh LPK maupun P3MI untuk memberikan Materi Pariwisata Sulut bagi para CPMI sehingga diharapkan mereka dapat mempromosikan potensi wisata yang ada di Sulawesi Utara,”jelas Hendra.

Selain itu, Kepala BP2MI Benny Rhamdani, telah menunjuk Manado sebagai pusat pelaksanaan Verifikasi Dokumen bagi CPMI program G to G Korea untuk Wilayah Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat dan Sulawesi Selatan.

Program kerja BP2MI Sulut, mendapat apresiasi dari Sekprov Sulut Asiano Gemmy Kawatu, menurutnya Kinerja BP2MI SulutGo dalam melayani masyarakat Sulawesi Utara melalui Proses Penempatan dan Perlindungan PMI.

“Program BP2MI sangatlah membantu Pemerintah Daerah dalam rangka pengentasan pengangguran dan peningkatan perekonomian,”ujarnya.

Dia juga berharap agar kedepan dapat lebih meningkatkan Kerjasama dengan Dinas Tenaga Kerja maupun Dinas Sosial.

“Penanganan CPMI maupun PMI agar lebih Optimal lagi, serta Potensi Lulusan Perguruan Tinggi seperti Politeknik Nusa Utara, Politeknik Manado dan lainnya untuk dapat menjadi PMI,”jelas Asiano.(DM)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.