Beranda Advertorial DPRD Kotamobagu Bahas Ranperda LP2B

DPRD Kotamobagu Bahas Ranperda LP2B

0
DPRD Kotamobagu Bahas Ranperda LP2B

Kotamobagu-Klik24. Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kotamobagu, Menggelar rapat pembahasan tentang Ranperda Lahan Pangan Pertanian Berkelanjutan (LP2B). Selasa, (5/4/2022).

Adapun dalam rapat pembahasan tersebut di hadiri Ketua DPRD Kotamobagu Meidddy Makalalag (Mekal), Ketua Bapemperda Anugerah Beggie Chandra Gobel, sejumlah anggota DPRD Kotamobagu, Kepala Dinas Pertanian Kotamobagu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan bersama beberapa staf ASN Pemkot.
Dalam kesempatan ini, Ketua DPRD Meiddy Makalalag mengatakan, memang kita harus membuka ruang untuk investasi, tapi kita juga harus persiapkan lahan pertanian yang mumpuni.

“Harus dibahas dan diperhitungkan dengan matang dengan mempertimbangkan hal lain untuk kepentingan beberapa tahun yang akan datang berkaitan dengan ketahanan pangan,” ucap Mekal.

Ada beberapa sektor yang akan dikembangkan di Kotamobagu lanjut Mekal, harus ditetapkan dengan melalui pembahasan dan kajian komprehensif.

Terkait lahan mana saja yang dikembangkan harus diketahui dan ditentukan. Sehingga akan ada juga lahan yang memang disiapkan. Dinas pertanian harus punya kajian sendiri karena kita ada MoU berkaitan dengan ketahanan pangan,” tegasnya.

Mekal juga menegaskan, dirinya tidak setuju kalau lahan pertanian berkelanjutan tinggal seluas 200 ha yang ditinggalkan.

“Berapa kebutuhan ril lahan untuk digunakan sebagai lahan cadangan pangan,” pesan Mekal.
Seperti diketahui, luas lahan yang diusulkan untuk bisa ditetapkan sebagai LP2B adalah 1630,09 ha. Lahan ini yang produktif dan menghasilkan. Sementara itu, hasil produksi pertanian untuk padi sawah sebanyak 17.000 ton per tahun. Sedangkan kebutuhan masyarakat kotamobagu per tahun sebesar 13,800 ton.

DM

Adv

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.