Tim Gegana Polda Sulut, Lakukan Disposal benda di duga Mortir di Likupang.

0
26

Klik24.ID,SULUT – Warga Desa Likupang 2 Kecamatan Likupang Kabupaten Minahasa Utara di kagetkan dengan adanya penemuan benda yang di duga Mortir peninggalan zaman perang oleh dua orang warga yang sedang menggali lubang septik tank. Spontan kedua warga penemu benda tersebut langsung melaporkan hal ini kepada Aparat Desa setempat. Lantas kemudian diteruskan ke aparat Kepolisian Resot Minahasa Utara.

Kabar adanya dugaan temuan benda berjenis mortil, sampai juga di Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Utara (Sulut). Serta merta Tim Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Sulawesi Utara bergegas menuju lokasi penemuan guna melakukan tindakan Disposal.

Berdasarkan keterangan dari Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast. Informasi adanya benda di duga mortir pertama kali diperoleh dari adanya laporan dua orang warga Likupang 2 di kepolisian setempat pada hari Rabu Tanggal (6/4/2022) sekitar pukul 14.00 Wita. Kemudian Tim Gegana bekerja sama dengan Polres Minahasa Utara melakukan proses disposal terhadap benda yang di duga mortir pada hari Kamis. (7/4/2022).

Menurut informasi yang kami peroleh dari Humas Polda Sulut, Jules Abast. Proses penggalian disaksikan langsung oleh Kabag Ops Polres Minut AKP I Komang S. Wijaya, Wakaden Gegana Sat Brimob Polda Sulut AKP Angel Heart Melendez, Kapolsek Likupang iptu Iwan Toni dan Danramil Likupang Letda Inf Refly Karwur, dan dijaga ketat dari personel Brimob dan Polres Minahasa Utara.

“Proses pengalian Benda yang diduga mortir tersebut berjalan lancar, adapun benda tersebut memiliki panjang sekitar 1 meter dan diameter 30 cm,” jelas Abast.

Lebih lanjut Abast juga manambahkan bahwa, “Usai pelaksanaan disposal, petugas kemudian melakukan evakuasi serpihan-serpihan benda yang diduga mortir ini,” ujar Kombes Pol Jules Abraham Abast.(DM)

 

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.