Pemasangan Jaringan PLN di Boltim Ternyata Untuk Layani Perusahaan Tambang

0
146

Klik24.id,Boltim-Proyek pemasangan tiang listrik baru dan jaringan di wilayah ibukota Bolaang Mongondow Timur (Boltim), yakni kecamatan Tutuyan hingga ke Kotabunan, ternyata untuk memenuhi kebutuhan listrik perusahaan tambang PT Arafura Surya Alam (ASA), yang beroperasi di Kotabunan.

Hal ini terungkap ketika sejumlah warga memprotes pemasangan tiang listrik yang sudah masuk ke lahan pribadi mereka tanpa ijin, tanpa konfirmasi dari PT PLN sendiri. “Kami sudah dapat informasi bahwa tiang listrik itu untuk melayani jaringan ke perusahaan PT ASA. Jadi kalau memang seperti itu, jangan tanah kami yang dikorbankan. Mana pemasangan juga tanpa ijin dari kami,” kata salah satu warga Kotabunan Selatan yang tak ingin namanya dipublish.

Manajer umum UP3 PLN Kotamobagu, Noval, membenarkan hal tersebut. Dia mengakui bahwa pemasangan jaringan untuk pelayanan ke PT ASA. Namun dia beralibi bahwa jaringan tersebut juga bisa digunakan untuk backup gangguan listrik umum di rumah warga. “Jika ada gangguan listrik secara umum yang untuk masyarakat, maka jaringan ke perusahaan ini bisa memback-up juga,” ujar Noval.

Pihaknya juga mengaku sudah turun langsung bersama beberapa sangadi (kepala desa) terkait sosialisasi ke warga yang terdampak pemasangan tiang nanti. “Sosialisasinya sudah saya bersama sangadi Tombolikat itu pernah bertemu langsung dengan warga,” ujar Noval.

Sangadi Tombolikat, Muhammad Nur Alheid, mengakui jika pihak PLN pernah bersama dengannya mendatangi rumah warga yang terdampak tiang yang mereka pasang. “Tapi hanya di 3 rumah saja bukan ke semua warga yang terdampak,” ungkap Alheid.

Perlu diketahui, Undang-undang Penetapan dan tata cara pembayaran ganti rugi hak atas tanah atau kompensasi tiang listrik dilakukan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Jadi, PLN sebagai Badan Usaha Milik Negara diberi prioritas pertama melakukan usaha penyediaan tenaga atau tiang listrik untuk kepentingan umum. Untuk itu, PLN harus memberikan ganti rugi hak atas tanah atau kompensasi kepada pemegang hak atas tanah, bangunan, dan tanaman sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, UU No 30 Tahun 2009, Bab IX Penggunaan Tanah poin 1,2 dan 3.(tr2/emji)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.