Pertambangan KUD Nomontang Diduga Cemari Sungai Molobog

0
18
KERUH : Air sungai Molobog kini berwarna cokelat pekat, diduga kuruh air berasal dari aktivitas pertambangan KUD Nomontang. (F : Bastian/INN)

Klik24.id, BOLTIM – Aktivitas Pertambangan KUD Nomontang, Desa Lanut, Kecamatan Modayag, terus menuai sorotan, yang disinyalir mengakibatkan sungai Molobog dan Nuangan, tercemar.

Kali ini Sekertaris Forum Komunikasi Masyarakat (FKM) Lingkar Tambang, Amir Mamonto, turut angkat suara terkait dugaan pencemaran sungai Desa Molobog.

Menurut Amir, sistem pengelolaan limbah tambang oleh perusahaan pertambangan di bawah naungan KUD Nomontang, amburadul. Buktinya, airnya sungai keruh dan mengandung racun limbah tambang.

“Air sungai sangat keruh dan tidak lagi nampak satupun ikan yang hidup. Dan saat ini nelayan tidak lagi mencari ikan di sekitar muara, karena ikannya sudah menjauh, yang di duga kuat akibat dampak racun limbah tambang yang mengalir di sungai,” ungkapnya.

Menurutnya, hal tersebut sempat dilaporkan kepada wakil rakyat di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Boltim, namun solusinya hingga kini belum diketahui.

“Menyikapi persoalan ini DPRD pun sudah pernah turun ke lapangan, namun saya tidak tau lanjutannya seperti apa,” ungkap Amir.

Sebelumnya, salah satu anggota DPRD Boltim, Sunarto Kadengkang, menegaskan pihaknya akan mengupayakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan memanggil pihak KUD Nomontang.

“Saat ini saya sedang ada kegiatan di luar daerah, nanti setelah kegiatan selesai, secepatnya akan kita tindaklanjuti,” ujar Kadengkang.

Namun sayangnya, sampai berita ini terbit, ketua KUD Nomontang belum bisa di hubungi. (tr-2)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.