Terseret Kasus KDRT, Kemenag Boltim Pecat Oknum Penyuluh Agama

0
27
Ahmad Soleh (Kepala Kantor Kemenag Boltim)

Klik24.id, BOLTIM – Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Boltim, Ahmad Soleh, telah memberhentikan lelaki berinisial AD (39) sebagai penyuluh agama non Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kecamatan Nuangan, lantaran terseret kasus dugaan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).

AD menjadi tersangka usai menyiram FH (36) yang tak lain isterinya sendiri dengan air panas. Akibatnya, FH tengah menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Medical Center Manado. Sementara, FH saat ini tengah ditahan pihak Polsek Nuangan, guna pemeriksaan proses hukum.

Ahmad Sholeh mengaku, prihatin dan menyayangkan, tindakan AD yang tega melakukan penganiayaan terhadap isterinya sendiri. Harusnya, kapasitas AD sebagai penyuluh agama di Kecamatan Nuangan, menjadi panutan dalam lingkungan masyarakat.

Meski belum memiliki putusan hukum yang tetap, namun Kemenag Boltim telah memutuskan untuk memberhentikan AD.

“Kita berhentikan dia, sejak berstatus tersangka karena sikapnya, telah menggugurkan kriteria sebagai penyuluh agama. Disamping itu yang bersangkutan bisa berkonsentrasi dalam proses hukum,” tegasnya, saat diwawancarai jurnalis Klik24.id, Rabu (10/11).

Ia menambahkan, sikap tersebut merupakan langkah tegas Kemenang Boltim, terhadap oknum jajaran bawah yang melanggar aturan.

“Kita tidak punya alasan untuk mempertahankannya, jadi saat ini yang bersangkutan tidak lagi terkait dengan kementrian agama,” tutupnya.

Sekadar diketahui, aksi nekat AD menyiram istrinya dengan air panas terjadi (5/11). Kasus ini berawal dari adu mulut pasangan suami istri (Pasutri). Pemicunya, disinyalir AD menjalin hubungan dengan wanita lain. Itu terungkap saat FH membaca pesan dalam handphone (hp) milik AD.

Merasa dihianati, FH pun naik darah sembari memaksa AD untuk mengakui perbuatannya. Bukannya membujuk, malah AD menyiram air panas kepada AD hingga menderita luka melepuh pada sebagian tubuh istrinya. (tr-2)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.