ADM: Pemuda Kuat Adalah Ketika Mampu Bangkit Dari Kejatuhannya

0
41
Aditya Didi Moha

Klik24.id – Momentum Hari Sumpah Pemuda, mempunyai makna perjuangan yang panjang bagi kalangan pemuda Indonesia.

Tentu berbeda dengan kondisi saat ini. Pemuda Indonesia tidak lagi diperhadapkan dengan perjuangan merampas kemerdekaan, yang ditandai dengan ikrar Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928.

Saat ini, pemuda memiliki tanggungjawab besar dalam mengisi bonus kemerdekaan. Bangsa dan negara, merindukan pemuda yang gigih dan tangguh. Jatuh bukan berarti gagal.

Hal ini disampaikan, Politisi muda Bolaang Mongondow Raya (BMR) Aditya Didi Moha (ADM) saat peringatan Hari Sumpah Pemuda. Melalui video yang diunggah pada akun Facebook (FB) Aditya Moha-ADM Reborn, berdurasi tujuh menit tersebut, Didi mengatakan, dirinya pernah menghadapi posisi tersulit, ia harus berada diposisi yang nyaman atau memilih melakukan pengorbanan menjaga nama seorang ibu.

Menurut mantan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI), harta pangkat dan jabatan tidak ada artinya dibandingkan cinta dan bakti anak kepada seorang ibu. “Musibah yang membuatmu dekat dengan Allah lebih baik dari pada kenikmatan yang membuatmu jauh darinya,” ucapnya.

“Cinta dan bakti kita untuk seorang ibu, menyelimuti hangat hati dan jiwa saya sehingga apapun akan saya lakukan untuk berbakti pada seorang ibu,” terang putra dari mantan Bupati Bolmong Marlina Moha Siahaan (MMS).

Politisi Partai Golkar ini, mengajak Pemuda indonesia untuk bangkit dan terus semangat, jangan pernah takut untuk berkarya karena sukses butuh proses.

“Jangan pernah Lunglai bila kamu jatuh, karena sesungguhnya pemuda yang kuat adalah ketika dia mampu bangkit dari kejatuhannya,” tambah ADM. (tr-2)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.