Pengelolaan Aset Desa, Para Sangadi Wajib Pahami Hal Ini

0
33
Herlina Damopolii (Kepala DPMD Boltim) klik24id
Herlina Damopolii (Kepala DPMD Boltim)

Klik24.id, BOLTIM – Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Bolaang Mongondow Timur (Boltim), berencana akan menggelar Bimbingan teknis (Bimtek) bagi seluruh Sangadi (Kepala Desa) pada Kamis (28/10) pekan ini.

Seperti dikemukakan, Kepala DPMD Boltim, Herlina Damopolii. Ia mengaku, pihaknya akan menggelar Bimtek Sistem Pengelolaan Aset Desa (SIPADES).
“SIPADES merupakan aplikasi perencanaan administrasi aset desa berbasis sistem informasi, mulai dari tahap perencanaan, pengadaan, penatausahaan sampai dengan penyajian laporan,” tutur Herlina, Senin (25/10).

Bimtek bertujuan, memberikan pemahaman kepada para sangadi terkait SIPADES.

“Asas manfaat Bimtek ini untuk Lebih menertibkan administrasi terkait pemilikan aset desa agar sesuai peraturan berlaku, inventarisasi dan pendataan aset desa berbasis SIPADES,” ujar Damopolii.

Selain itu, SIPADES merupakan aplikasi perencanaan administrasi aset desa berbasis sistem informasi, mulai dari tahap perencanaan, pengadaan, penatausahaan sampai dengan penyajian laporan. Aplikasi SIPADES juga dilengkapi dengan kodefikasi dan labelisasi aset desa, sesuai dengan pedomaan umum kodefikasi aset desa.

“Menertibkan penggunaan aset desa agar dapat berdaya guna dan berhasil guna bagi pemerintah desa. Sekaligus untuk mempermudah pemerintah desa dalam menyampaikan laporan kekayaan milik desa,” kata Kepala DPMD

Kegiatan Bimtek ini sangat penting untuk penyeragaman pemahaman bagi pemerintah desa.
Disamping itu, sebagai langkah mewujudkan pelaksanaan penyelenggaraan pembangunan desa sesuai dengan amanah Undang-Undang (UU) Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa dan aturan pelaksaaannya.

“Kami tekankan bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan yang sangat strategis dan penting dalam rangka meningkatkan kapabilitas dan menyampaikan pemahaman yang bersinggungan langsung dengan desa, khususnya kekayaan pengeloaan aset desa berbasis aplikasi untuk mewujudkan adminstrasi desa yang transparan, akuntabel, efektif serta efisien,” ungkapnya.

Dengan terbitnya UU tersebut, desa tidak hanya menjadi objek pembangunan, melainkan subyek dan motor penggerak pembangunanyang aktif.

“Hadirnya aplikasi SIPADES untuk pengelolaan aset desa sangat diharapkan dapat menjawab berbagai permasalahan yang ada. Serta meminimalisir kesalahan kesalahan yang diakibatkan dalam ragkaian kegiatanpengelolaan keuangan aset desa,” sebutnya.

Diharapkan, adanya aplikasi SIPADES, pemerintah desa dapat memberikan perhatian serta komitmennya dalam rangka implementasi secara menyeluruh demi terwujudnya pengelolaan keuangan desa yang sejalan dengan amanat peraturan Perundangan-Undangan.

Pelaksanaan Bimtek dipastikan akan mematuhi protokol kesehatan dan tentunya telah divaksin dan negatif Covid-19. (tr-2)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.