Terganjal Anggaran, Fasilitas Air Bersih Motsel Rampung 2022

0
50
KESULITAN AIR : Nonce Amale Warga Dusun Satu, Desa Motongkad Selatan, harus menunggu menampung air bersih di galon. Belum penuh, tak lama kemudian air habis. (F : Bastian/INN)

Klik24.id, BOLTIM — Krisis air bersih yang dialami warga Desa Motongkad Selatan (Motsel) merupakan masalah lama namun belum mendapat solusi konkrit dari pemerintah. Harapan adanya fasilitas air bersih entah kapan bisa terwujud.

Instansi terkait masih terjebak alasan klasik soal keterbatasan anggaran. Sementara, keinginan warga menikmati fasilitas air bersih yang sudah menahun tak kunjung terpenuhi.

Baca Juga : https://klik24.id/krisis-air-warga-motsel-terpaksa-manfaatkan-air-payau/

Kepala Unit Pengelolaan Teknis Daerah (UPTD) Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Primasunu Galih, saat dimintai tanggapan mengatakan, krisis air bersih bisa teratasi asalkan adanya jaringan pipa air khusus yang masuk di Motsel. “Solusinya supaya di Biskam (Motsel) bisa menikmati air bersih, maka dibuatkan pipa jaringan air sendiri. Namun, itu memerlukan anggaran, kita hanya bisa mengusulkan dan untuk pembangunannya itu dari Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR) Boltim. Jika fasilitas sudah ada, selanjutnya untuk pemeliharaan diserahkan ke UPTD,” jelasnya.

Sementara, sumber mata air bersih yang nantinya masuk ke Motsel berasal dari Desa Atoga. Kemudian, tidak tertibnya pemanfaatan air oleh masyarakat memicu kelangkaan air bersih.

“Kita juga sedang susun peraturan tentang tarif agar dalam pemakaian air tidak melampaui batas,” ungkapnya.

Baca Juga : https://klik24.id/disnakertras-boltim-fasilitasi-keluhan-warga-transmigrasi-balukut/

Menanggapi hal itu, Kepala DPUPR Boltim, Haris P Sumanta, saat dikonfirmasi via WhatsApp (WA) mengatakan, pihaknya mengupayakan pembangunan jaringan distribusi air di Motsel. Pembangunan fasilitas diupayakan tahun depan.

“Butuh kerja sama semua pihak dan ketersediaan anggaran,” singkat Sumanta.

Sebelumnya, salah satu warga setempat mengaku, Pemkab Boltim telah membangun sarana SPAM yang sudah tersambung ke rumah warga Desa Atoga hingga Motsel, namun sayangnya hampir setahun warga tidak bisa menikmati pelayanan air bersih.

Baca Juga : https://klik24.id/landjar-support-program-pariwisata-boltim/

Buntutnya, warga Motsel terpaksa harus menempuh sekira satu kilometer untuk mengambil air bersih yang berada di desa tetangga.

“Sudah hampir setahun sumber air bersih itu kerap tidak stabil. Pemerintah harusnya lebih sigap mengatasi persoalan semacam ini ” tegas JT salah satu warga Motsel. (tr-2)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.