131 Warga Desa Mobuya Terima Sertifikat Tanah

0
43
PTSL : Kepala Kantor BPN Kabupaten Bolmong, Lily Suhartini Wonggo didampingi Kepala Seksi Penetapan Hak dan Pendaftaran, Steven Oktovia K Wowor menyerahkan, sertifikat tanah secara simbolis kepada warga Desa Mobuya. (F : BPN Kabupaten Bolmong)

Klik24.id, BOLMONG – Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) kembali menggelar jumpa pers dalam rangka Penyerahan Sertifikat Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) tahun 2021, di Desa Mobuya, Passi Timur, Bolmong, Kamis (9/9).

Kali ini, BPN Kabupaten Bolmong menyerahkan sertifikat tanah sebanyak 131 bidang, secara simbolis dengan menerapkan Protokol kesehatan (Prokes) ketat.

Kegiatan berlangsung di Balai Desa Mobuya, turut dihadir Kepala Kantor BPN Kabupaten Bolmong, Lily Suhartini Wonggo, A.Ptnh bersama Kepala Seksi Penetapan Hak dan Pendaftaran, BPN Bolmong, Steven Oktovia K Wowor SST MAP, Kepala Seksi Survei dan Pemetaan Taufiqur Rifqi ST.

Dalam kesempatan itu, Kepala Kantor BPN Kabupaten Bolmong, Lily Suhartini Wonggo mengatakan, pihaknya telah menyerahkan sertifikat taha untuk 131 bidang. Menurutnya, peran aktif masyarakat mengikuti program PTSL sangat penting. Apalagi, dokumen sertifikat tanah sangat membantu masyarakat Desa Mobuya, yang umunya merupakan petani holtikultura. “131 bidang sudah kita serahkan, dari 143. Sisanya, masih dalam proses, jika sudah rampung segera kita serahkan. Untuk Desa Mobuya, kita targetkan 149 bidang, masih enam bidang lagi yang belum memiliki sertifikat,” terangnya.

Ia mendorong, masyarakat yang memiliki lahan segera mendaftar ke PTSL. “Tidak dipungut biaya, pengurusan gratis. Manfaatkan kesempatan ini yang merupakan program pemerintah pusat. Kedepan, nanti bukan hanya PTSL tapi ada program lain apalagi di Desa Mobuya memiliki lahan pertanian yang sangat luas,” harapnya.

Kepala Seksi Penetapan Hak dan Pendaftaran, BPN Bolmong, Steven Oktovia K Wowor SST MAP menambahkan, BPN Kabupaten Bolmong terus membuka ruang bagi masyarakat yang ingin membuat sertifikat. “Kita masih membuka, paling tidak semua masyarakat pemilik lahan yang ada di Desa Mobuya, sudah memiliki sertifikat tahan. Mari kita dukung dan sukseskan program PTSL ini,” ajaknya.

Sementara itu, Sangadi Desa Mobuya, Alfrets Lembong mengucapkan, terima kasih kepada BPN Kabupaten Bolmong yang telah mewujudkan harapan masyarakat Desa Mobuya. Menurutnya, kepemilikan lahan bersertifikat merupakan cita-cita masyarakat. “Selain menjadi legalitas kepemilikan lahan. Sertifikat ini bisa membantu masyarakat, apalagi saat membutuhkan modal untuk pengelolaan pertanian,” terangnya.

Awalnya, masyarakat Desa Mobuya pesimis saat masuknya program PTSL. “Ada yang bilang bahwa program ini tidak betul dan harus ada biayanya. Dan hari menjadi bukti, BPN Kabupaten Bolmong, menyerahkan sertifikat kepada masyarakat tanpa dipungut biaya,” ujarnya. (tr-1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.