Kejari Layangkan Panggilan Kepada Enam Pengurus KUD Perintis

0
97
Kantor KUD Perintis Tanoyan. (F : Istimewa)

KOTAMOBAGU — Kasus dugaan korupsi dana retribusi daerah dan reklamasi tambang, yang menyeret pengurus Koperasi Unit Desa (KUD) Perintis, Desa Tanoyan, Kecamatan Lolayan, terus diseriusi Kejaksaan Negeri (Kejari) Kotamobagu.

Penyidik Kejari Kotamobagu, kembali melayangkan surat panggilan kepada enam pengurus KUD Perintis. Setelah sebelumnya, pengurus terkait tidak memenuhi panggilan klarifikasi.

Bukan tidak mungkin, pihak terkait kembali dilayangkan surat panggilan selanjutnya atau pihak penyidik kejaksaan melakukan upaya-upaya lain, jika yang bersangkutan tidak kooperatif memenuhi panggilan dalam rangka klarifikasi.

Adapun pengurus yang dilayangkan surat panggilan ketiga diantaranya, Ketua KUD Perintis Syarif Alimudin dan pengurus KUD Arisandi Alimudin serta empat pengurus lainya.

Sebelumnya, penyidik telah melakukan pemeriksaan kepada dua pengurus masing-masing, Bendahara dan Humas KUD Perintis.

Kepala Kejari Kotamobagu, Hadiyanto mengatakan, pihaknya menseriusi kasus dugaan korupsi dana retribusi daerah dan reklamasi tambang.  “Sedang proses pemanggilan. Selanjutnya, kita tunggu pemeriksaan. Kita berharap semua kooperatif,” singkatnya.

Sementara itu, Ketua KUD Perintis, Sarip Alimudin. Hingga saat ini, belum bisa dimintai tanggapan. Saat dihubungi lewat WhatsApp (WA) yang bersangkutan tidak menerima panggilan. Begitu juga, pesan singkat tak dibalas. Hingga saat ini masih terus berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak pihak terkait. (tr-1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.