Pekan Ini, Pemkab Bolsel Gelar Roling Jabatan

0
56
Ahmadi Modeong (Kepala BKPSDM Kab. Bolsel)

Klik24.id, BOLSEL – Hampir dipastikan, Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), melakukan rotasi semua eselon jabatan struktural.

Hal ini dikatakan, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Ahmadi Modeong.

Menurututnya, penyegaran jabatan Aparatur Sipil Negara (ASN) perlu dilakukan untuk memaksimalkan roda pemeirntahan di daerah. Ia mengaku, jika sudah

mendapatkan persetujuan roling dilakuan untuk jenjang jabatan eselon dua, tiga hingga empat dan staf.

“Roling atau mutasi, promosi, demosi dalam dunia birokrasi bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) adalah hal biasa. Karena ASN juga telah disumpah, siap di tempatkan pada unit kerja pemerintah mana saja yang dibutuhkan,” ucap Modeong.

Lanjutnya, perombakan kabinet adalah hal biasa dalam dunia birokrasi. Promosi bagi ASN yang bekerja baik dan loyalitasnya teruji, serta demosi bagi kinerja ASN kurang baik.

“Kebijakan teknis dan politis tak bisa di pisahkan, untuk menentukan posisi strategis dalam pemerintahan Bolsel,” ujarnya.

Dikatakannya lagi, pada intinya sebagai ASN bekerja sebagaimana tugas pokok dan fungsi masing-masing, yang menilai serta mengevaluasi atas apa yang dikerjakan adalah pimpinan.

“Maka dari itu, ASN tidak perlu kasat-kusut jika mendengar ada roling, mutasi, rotasi atau demosi atas jabatan yang kita tempati. Semua ASN termasuk saya sendiri, jika pimpinan melakukan evaluasi dan konsekuensi, saya di pindahkan pada unit kerja lain, maka itu harus diterima,” ujarnya.

Ahmadi juga menuturkan, karena bupati dan wakil bupati, sebagai pejabat pembina kepegawaian di daerah, diberikan kewenangan oleh undang- undang serta peraturan lainnya, dalam hal mengangkat, memindahkan termasuk memberhentikan ASN.

“Melaksanakan roling di Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), adalah hal yang mutlak kewenangan Bupati dan Wakil Bupati. Tentunya berdasarkan pada ketentuan yang berlaku,” tuturnya.

Sebelumnya, Bupati Iskandar Kamaru mengatakan, perombakan kabinet itu biasa terjadi, untuk penyegaran ditubuh pemerintahan serta meningkatkan kinerja para pimpinan OPD.

“Makanya perlu untuk perombakan kabinet. Yang namanya mutasi, rotasi, promosi dalam birokrasi itu biasa,” ujar Bupati.

Tambahnya, yang dibutuhkan loyalitas serta totalitas dalam bekerja untuk membangun daerah.

“Harus bekerja dengan tulus, dalam membanguna daerah yang sama kita cintai ini,” pungkasnya. (wid)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.