Sinergitas dengan BRI, Jagung Petani Lolak Tembus Blitar

0
136
PANEN PERDANA: CEO BRI Manado Jhon Sarjono, Operational Head BRI KW Manado Dian Islami, Erwin Sapari Kepala Cabang BrI Kotamobagu dan segenap Jajaran BRI bersama pegawai Dinas Pertanian dan petani saat panen bersama. (F : istimewa)

BOLMONG — Regional CEO BRI Manado John Sarjono dan Operational Head BRI Kantor Wilayah Manado, Dian Islami serta jajaran BRI Kantor Cabang (Kancab) Kotamobagu, mengikuti panen jagung perdana di Desa Lalow, Kecamatan Lolak, Bolaang Mongondow (Bolmong), Rabu (4/8).

Hasil panen jagung di lahan Stenry Kastiolong yang juga merupakan Kepala Desa Lalow, merupakan bagian dari kelompok tani klaster jagung Mekar Jaya binaan BRI Unit Lolak Kanca BRI Kotamobagu. Panen kali ini, juga dihadiri perwakilan Dinas Pertanian Bolmong dan pemerintah desa setempat.

Diketahui, hasil panen akan dikirim ke Kabupaten Blitar, Jawa Timur, untuk memenuhi kebutuhan stok jagung satu koperasi peternak ayam di Blitar. Hingga saat ini, petani berhasil melakukan pengiriman sebanyak empat kali melalui kontainer sejak Juni 2021.

Setiap pengiriman mencapai 23 ton dengan hasil sekira Rp130 juta sekali pengiriman. Saat ini, petani tengah  menyiapkan pengiriman ke lima dalam pekan ini. Petani memacu kebutuhan jagung koperasi peternak mencapai 250 ton perhari. “Kami bersyukur BRI membuka pasar baru, sehingga petani tidak kesulitan menjual hasil pertanian jagung,” ungkap Stenry kepada klik24.id.

Dalam sambutannya, Regional CEO BRI Manado John Sarjono mengatakan, para petani memanfaatkan program Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan pinjaman kemitraan, untuk meningkatkan produksi pertanian khususnya jagung.  “Bunga pinjaman rendah. Sehingganya manfaatkan untuk meningkatkan produksi, karena masih banyak para petani yang terjebak permainan rentenir yang akhirnya merugikan petani itu sendiri,” tutupnya. (aln/dim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.