Kantor Imigrasi Kelas II Kotamobagu, Serahkan Bantuan Kepada Masyarakat Terdampak Covid-19

0
61
Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Kotamobagu, Usman SE MH, menyerahkan bantuan paket sembako kepada warga terdampak Covid-19

KOTAMOBAGU — Dalam rangka menekan penyebaran Covid-19 sekaligus membantu masyarakat terdampak, Kantor Imigrasi Kelas II Kotamobagu, menggelar kegiatan Bakti Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Republik Indonesia (RI), Kamis (29/7).

Dalam kegiatan tersebut, Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Kotamobagu, Usman SE MH bersama jajaran mengikuti secara virtual penyerahan bantuan secara simbolis oleh Menteri Kemenkumham RI, Yasonna Laoly.

Pihak Kantor Imigrasi Kelas II Kotamobagu, menyerahkan langsung bantuan sosial kepada salah satu warga.

Selanjutnya, pihak Kantor Imigrasi Kelas II Kotamobagu, menyerahkan bantuan bantuan berupa paket sembako kepada 25 warga terdampak Covid-19.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Kotamobagu, Usman SE MH mengatakan, kegiatan bakti Kemenkumham terhadap masyarakat terdampak Covid-19, diikuti serentak seluruh jajaran Kemenkumham di daerah.

“Bakti Kemenkumham terhadap masyarakat yang terdampak covid-19, ini merupakan program Kemenkumham, yakni berbagi dengan masyarakat yang terdampak Covid-19. Ini terpusat di Kemekumham di Jakarta, kemudian rangkaian kegiatan diikuti jajaran di daerah secara virtual, kemudian menyerahkan bantuan langsung kepada masyarakat,” urainya.

foto bersama jajaran Kantor Imigrasi Kelas II Kotamobagu dengan masyarakat terdampak Covid-19.

Adapun bantuan kepada masyarakat terdampak, berupa paket sembako. Dengan harapan, bisa meringankan beban masyarakat akibat pembatasan aktivitas.  “Bantuan yang diberikan dalam bentuk sembako. Harapan kami apa yang kami berikan kepada masyarakat membantu masyarakat yang terdampak,” harapnya.

Untuk menekan penyebaran virus, sesuai instruksi Kemekumham dalam hal ini Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenkumham Sulut, harus melaksanakan Pemberlakuan Pembatasan Kegaitan Masyarakat (PPKM).

“Kanwil Kemenkumham menginstruksikan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ada di Kantor Imigrasi kelas II Kotamobagu, melaksanakan PPKM. Dalam hal ini menerapkan mekasinme kerja ASN seperti Work From Office (WFO) atau bekerja dikantor sebanyak 50 persen dan 50 persen lagi Work From Home WFH yakni bekerja di rumah,” ujarnya.

Sebelumnya, Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly mengatakan, berbagai upaya dilakukan pemerintah dalam rangka menekan penyebaran Covid, dengan sejumlah kebijakan. Meskipun begitu, Ia mengimbau seluruh masyarakat harus berhati-hati dan menjaga keselamatan dari ancaman virus dengan melakukan Protokol kesehatan (Prokes).

“Apa yang dilakukan oleh pemerintah sekarang ini tidak bermaksud untuk mengekang masyarakat, tatapi jauh lebih besar adalah demi keselamatan kita bersama. Kita tetap mematuhi Prokes dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” terang Yosonna, dalam kegiatan yang digelar secara virtual, diikuti seluruh jajaran Kemenkumham.

Meskipun kebijakan, berdampak kepada sebagian masyarakat seperti mencari nafkah. Untuk mengurangi beban akibat pembatasan sosial, pemerintah telah melakukan banyak bantuan sosial, pemberian obat-obatan, subsidi Usaha Kecil Mengah (UKM). Dalam konteks ini, Kemenkumham ingin memberikan sebagian apa yang dimiliki, menyubangkan sebagai apa yang dimiliki lewat Kumham Peduli, Kumham Berbagi.

“Menindaklanjuti apa sampaikan Bapak Presiden, Kemenkumhan tercatat memberikan bantuan sosial sebanyak 46.614 paket bantuan sosial, yang diberikan kepada masyarakat diseluruh Tanah Air. Dan 43.558 diberikan kepada keluarga secara langsung yang terdampak Covid-19. Dan 3.056 ASN Kemenkumam yang terpapar Covid-19 juga mendapat bantuan. Tidak hanya masyarakat diperkotaan mendapat bantuan, tapi masyarakat yang ada di perbatasan juga mendapat bantuan. Janganlah dinilai dari jumlah apa yang diberikan, tetapi keikhlasan seluruh jajaran pegawai Kemenkumham, mulai dari pegawai terendah, jajaran tingkat Pimpinan Tinggi Madya, maupun Menteri,” urainya.

Ia mengimbau, masyarakat tetap mematuhi prokes dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19. “Kami menyampaikan kepada masyarakat untuk tetap waspada, mematuhi prokes, tetap percaya diri. Karena dengan cara ini dengan bersama-sama kita bisa mengatasi Covid-19,” ajaknya. (dim)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.