Dinkes Kotamobagu Imbau Aparat Desa Kelurahan Proaktif

0
70
Tanty Korompot (Kepala Dinkes KK)

KOTAMOBAGU — Aparat desa dan kelurahan di Kota Kotamobagu diharapkan proaktif dalam pendataan warga yang menjalani vaksinasi.

Seperti dikemukakan, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kotamobagu, Tanty Korompot. Menurutnya, berdasarkan evaluasi Gugus Tugas Covid-19 Pemkot Kotamobagu, pelaksanaan vaksinasi, masih terdapat beberapa keluhan dari masyarakat. Seperti, warga yang antusias datang ke lokasi vaksinasi tidak terlayani dan masih ada kerumunan saat pelaksaan vaksinasi.

“Kami meminta aparat desa kelurahan untuk bisa mengatur dengan baik teknis pendataan dan pendaftaran warga yang akan divaksin. Di beberapa lokasi masih terdapat warga yang sudah datang namun tidak terlayani karena quota yang terbatas. Untuk mengantisipasi ini, sosialisasi ke warga perlu di-intens-kan lagi, termasuk teknis pendataan warga yang akan divaksin. Ini penting agar warga yang sudah terdata bisa langsung dilayani dan bisa mengurangi kerumunan,” ungkapnya.

Teknis pendataan dan pendaftaran warga yang akan divaksin, merupakan kewenangan pemerintah desa dan kelurahan. Sehinggnya, diperlukan kerjasama dan koordinasi aparat desa kelurahan, agar tahapan vaksinasi berjalan sebagaimana yang diharapkan.

“Teknisnya memang ada di aparat desa kelurahan. Prosesnya perlu diatur dengan baik agar permasalahan yang muncul di lapangan pada saat pelaksanaan vaksinasi bisa diminimalisir. Sebisa mungkin masyarakat yang datang bisa terlayani, dan yang belum bisa langsung didata untuk diprioritaskan pada vaksinasi berikutnya,” ujarnya.

Ia menyebutkan, ketersediaan vaksin Dinkes Kotamobagu masih menggunakan stok alokasi yang didistribusikan Dinkes Provinsi Sulut, hingga Rabu kemarin berjumlah 4.800, masing-masing Astrazeneca 2.000 dan Sinovac sebanyak 2.800.

“Pemkot mengerahkan tujuh tim yang turun setiap harinya dalam vaksinasi ini. lima tim dari Puskesmas, satu dari RSUD Kotamobagu, dan satu tim lagi dari Dinas Kesehatan. Setiap tim diberi target 100 orang untuk setiap lokasinya, jadi total per hari mencapai 700 orang yang akan divaksin. Untuk total warga Kotamobagu yang sudah divaksin sampai dengan Rabu (14/7) kemarin mencapai 27.796 orang,” urainya.

Terkait penambahan tim tenaga kesehatan, ia masih memaksimalkan tenaga kesehatan yang bertugas saat ini.

“Kami harus merencanakan ini dengan matang. Tenaga kesehatan masih terbatas, sementara pelaksanaan vaksinasi juga tidak boleh menganggu pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan yang ada, apalagi di tengah kondisi seperti saat ini. Jika kami menambah tim lagi, otomatis tenaga kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) maupun Puskesmas akan berkurang dan bisa mempengaruhi pelayanan kesehatan yang diberikan. Belum ditambah tenaga kesehatan yang harus menjalani isolasi mandiri karena terpapar Covid-19,” tutur Tanty.

Pemkot menargetkan, tahun ini 90 ribu penduduk akan divaksin dari sekira 123 ribu jiwa jumlah penduduk Kota Kotamobagu. “Vaksinasi dilaksananan secara bertahap hingga pertengahan tahun depan,” pungkasnya. (tr-1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.