Ini Manfaat Energi Listrik Ramah Lingkungan

0
46
BAHAS : Klub Diskusi Padepokan Bolmong Raya menggelar diskusi bersama BMR Forum Hijau dan PLN UP3 Kotamobagu, terkait lingkungan. (F : RANDI/HBMR)

KOTAMOBAGU – Klub Diskusi Padepokan Bolmong Raya kembali menggelar diskusi bersama BMR Forum Hijau dan PLN UP3 Kotamobagu, bertemakan gaya hidup menggunakan energi listrik ramah lingkungan, Rabu (14/7).

Kegiatan bertempat di Warkop Padepokan samping Graha Pena Harian Bolmong Raya, dihadiri Martika Raupu, Divisi Edukasi BMR Forum hijau dan Pejabat Pelaksana K3 dan Lingkungan, UP3 Kotamobagu, Denny Tereima, keduanya sebagai pemateri.

Deddy Tereima mengatakan, saat ini PLN tengah mengembangkan energi baru terbarukan dalam rangka menunjang kebutuhan listrik masyarakat. “Ada beberapa pengembangan energi baru terbarukan yang mulai dikembangkan. Khususnya, di wilayah UP3 Kotamobagu, seperti energi listrik tenaga air, pemanfaatan waduk menjadi sumber tenaga listrik,” tuturnya.

Saat ini, bahan bakar fosil yang menjadi sumber energi berangsur ditinggalkan lantaran selain ketersediaan terbatas juga tidak ramah lingkungan. “Saat ini kita masih menggunakan tenaga disel dan tentu bahan bakarnya adalah solar. Disisilain, sumber energi listrik satu ini tidak ramah lingkungan,” terangnya.

Sementara itu, Martika Raupu mengatakan, energi baru terbarukan menjadi solusi keterbatasan energi bersumber dari bahan bakar fosil. “Inovasi energi baru terbarukan sangat baik demi kelangsungan dan kelestarian lingkungan,” katanya.

Menurutnya, teknologi energi yang ramah lingkungan memiliki banyak manfaat dalam kelangsungan manusia. “Energi baru terbarukan, ramah lingkungan tidak menimbulkan polusi,” tuturnya.

Disinggung soal, kondisi lingkungan di BMR yang mulai rusak akibat aktivitas pertambangan legal maupun ilegal. Martika mengatakan, dampak lingkungan dari aktivitas pertambangan harus diseriusi, demi manfaat kelestarian lingkungan jangka panjang. “Semua pihak terkait harus duduk bersama membahas, mencari solusi bersama. Tujuannya, mendapatkan solusi seperi win to win.  Harus ada satu wadah besar untuk mencari solusi,” pungkas, penggiat lingkungan ini.

Sekadar diketahui, kegiatan dipandu Direktur Harian Bolmong Raya, Fauzi A Permata sebagai moderator. Diskusi kali ini juga dihadiri, Fouder Kawan Perubahan Irvan Basri, Staf Ter Kodim 1303/BM Serka Heriman dan Pramuka Saka Wira Kartika Kodim 1303/BM. (tr-1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.