Wali Kota Tatong Bara Rakor Bersama Presiden Joko Widodo

0
65

KLIK24.ID — Wali Kota Kotamobagu, Ir. Hj. Tatong Bara, menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Kepala Daerah se-Indonesia bersama Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, yang digelar secara virtual, Senin 17 Mei 2021 siang.

Bertempat di Aula Rumah Dinas, Wali Kota didampingi unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah, Ir. Sande Dodo, MT., dan seluruh asisten Setda Kota Kotamobagu.

Menurut Sekretaris Daerah, Ir. Sande Dodo, MT., dalam arahannya Presiden Joko Widodo meminta seluruh Kepala Daerah untuk meningkatkan kewaspadaan dalam penyebaran Covid-19 setelah pelaksanaan Idul Fitri tahun 2021.

“Bapak Presiden mengingatkan para kepala daerah untuk tetap berhati-hati dengan potensi penyebaran Covid-19 pasca Lebaran Idul Fitri 1442 Hijriah, terutama beberapa daerah yang sempat membuka destinasi pariwisatanya beberapa hari terakhir,” ucap Sande.

Dalam Rakor, Presiden juga menyampaikan pertumbuhan ekonomi Indonesia di quartal pertama tahun 2021, terutama provinsi yang mencatatkan pertumbuhan ekonominya positif.

“Ada 10 provinsi yang pertumbuhan ekonominya positif sebagaimana disampaikan Pak Presiden Joko Widodo, Alhamdulillah Sulawesi Utara masuk diantara kesepuluh provinsi tersebut dengan mencatatkan pertumbuhan ekonomi sebesar 1,87 persen,” ujarnya.

Selain itu, Presiden Joko Widodo juga berharap agar para kepala daerah bersama unsur Forkopimda di daerah tetap bersinergi dan berkoordinasi dalam penanganan penyebaran Covid-19 dengan tetap berupaya dalam pemulihan ekonomi di wilayah masing-masing.

“Harapan Pak Presiden Joko Widodo untuk daerah-daerah agar pertumbuhan ekonomi bisa naik, dan kasus Covid-19 juga bisa turun. Tidak ada artinya jika pertumbuhan ekonomi di sebuah daerah naik, tapi kasus Covid-19 juga naik, misalnya tingkat hunian hotel naik tapi Covid-19 juga naik, itu juga tidak baik,” kata Sande. (Uci)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.