Vaksinasi Covid-19 Tahap Dua Mulai Dilaksanakan

0
83
Ahmad Yani Umar

KLIK24.ID — Vaksinasi Covid-19 tahap ke 2 kepada Tenaga Kesehatan (Nakes), pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kotamobagu dan jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompida) yang telah disuntik vaksin tahap 1 mulai dilaksanakan, Senin (15/02/2021).

“Hari ini mereka yang telah divaksinasi tahap 1 dua pekan lalu sebanyak 19 orang wajib untuk divaksin kembali di tahap 2 ini. Kecuali yang sakit. Kalau ada yang sakit ditunda. Tundanya maksimal dua pekan,” kata Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian dan Pencegahan Penyakit, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kotamobagu, Indawati Hassan.

Menurutnya, penyuntikan vaksin tahap 2 ini perlu dilakukan agar supaya sistem kekebalan tubuh dari orang yang telah di suntik vaksin terbentuk dengan sempurna.

“Pemberian vaksin kedua jeda 14 hari ini sesuai dengan petunjuk teknis (juknis) pelaksanaan vaksinasi dari Kementerian Kesehatan. Suntikan vaksin Covid-19 buatan Sinovac harus dilakukan dua kali agar dapat memastikan vaksin tersebut efektif dalam membentuk antibodi. Vaksin Covid-19 ini bersifat inactivated atau mati sehingga tidak dapat berkembang biak. Namun, bukan berarti jika sudah disuntik sekali, maka tidak akan tertular virus Corona. Pada jeda antara vaksin pertama dan kedua, penerima vaksin harus tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan karena antibodi belum secara penuh terbentuk,” jelasnya.

Meski telah disuntik vaksin, tambah Indah, mereka tetap wajib untuk menjalankan Protokol Kesehatan (Prokes).

“Pemberian vaksin sinovac Covid-19 ini tidak menjamin bahwa kita tidak akan tertular, peserta yang divaksin tetap tidak bisa menghindari dari terinfeksi virus SARS COV 2. Vaksin hanya mengurangi gejala, pasien tidak akan mengalami kesakitan yang parah dan meminimalisir risiko kematian,” pungkas Indah.

Sementara itu, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPdanKB) Kotamobagu Ahmad Yani Umar yang juga merupakan peserta vaksin tahap 2 ini mengaku tidak merasakan apa-apa usai disuntik vaksin.

“Alhamdulillah tidak ada. Tidak ada gejala. Sejak divaksin tanggal satu sampai dengan tanggal 15 ini Alhamdulillah tidak ada gejala,” tandas Yani usai disuntik vaksin tahap 2.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.