Terdampak Covid-19, 15 BUMDes di Kotamobagu Alami Penurunan

0
42
ilustrasi

KLIK24.ID — Sebanyak 15 Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) mengalami penurunan akibat pandemi Covid-19. Pengelola diminta lebih kreatif dan inovatif memanfaatkan peluang usaha di untuk meningkatkan kembali usaha yang didorong lewat BUMDes.

“Sesuai data tercatat sebanyak 15 BUMDes yang tersebar di wilayah Kota Kotamobagu, mengalami penurunan Pendapatan Asli Desa (PADes), akibat pandemi Covid-19,” ungkap Kasi Pengembangan SDM, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD), Sulastri Polii.

Dirinya menilai, BUMDes yang bisa bertahan selama pandemi Covid-19 merupakan BUMDes yang bisa membaca dan memanfaatkan peluang yang ada di setiap desa.

”Baiknya BUMdes untuk kedepannya melihat sumber daya alam yang ada, melibatkan potensi yang ada di setiap desa, seperti potensi pariwisata, contoh di Desa Bilalang 1 ada kopi, Desa Moyag Ada Gula aren, dan di Desa Sia ada anyaman,”

“Sebelum Covid-19 pendapatan BUMdes masih stabil, tapi setelah adanya Covid-19 pendapatan mulai menurun,” sambungnya.

Di sisi lain, Plt Kepala PMD, Usmar Mamonto, berharap kedepannya BUMdes bisa jadi penyangga perekonomian yang ada di Kota Kotamobagu.

“Yang sudah terbentuk di 15 desa tinggal kita benahi sekaligus evaluasi lagi. Dengan harapan BUMDes ini, bisa menjadi penyangga ekonomi apalagi saat ini kita sedang menghadapi wabah corona,” tukasnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.