Komunitas Mareta Totabuan Siap Dongkrak Laju Inflasi Daerah

0
116

KLIK24.ID – Kenaikan harga cabai rawit (rica dalam bahasa daerah) akhir ini cukup membantu laju inflasi daerah, namun sifatnya hanya temporer, diakibat pengaruh musim kemarau yang panjang.

 

Dari pantauan dibeberapa pasar tradisional, semisal pasar serasi, pasar poyowa besar, bahkan pasar bersehati Manado, kenaikan harga cabe sangatlah cepat, dihitung mulai pertengahan Bulan Desember 2019 sampai pada akhir Januari 2020 ini.

 

“Kisaran harga cabai dibulan Desember 25 ribu rupiah, Bulan Januari ini sudah capai angka 80 ribu rupiah” terang Afandi Ketua Komunitas Mareta Totabuan.

 

Menurutnya, harga cabai rawit akan terus meningkat, dan bisa menyentuh di angka 100 ribu rupuah per kilo gram.

 

Ditambahkan bapak dua orang anak ini, minat orang menanam cabe akhir akhir ini mulai banyak, tapi sedikit yang berhasil, maka dari itu, dengan hadirnya komunitas “Mareta Totabuan” yang belum lama ini terbentuk, bisa menjadi solusi bagi para petani, dalam hal informasi edukasi.

 

Sementara itu, menurut om Denny, dalam komunitas ini mereka sama sama belajar, mulai dari budidaya, perawatan hingga informasi pasar. Menurutnya menanam cabe seperti merawat anak balita, yang perlu dirawat secara intensive.

 

“Maka dari itu komunitas yang jumlah anggotanya sudah mencapai 27 orang ini, berupaya untuk sama sama maju dalam bertani, dan siap membantu pemerintah untuk kemajuan inflasi daerah” tutup pria pekerja keras ini.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.