Revisi Tata Ruang Dumoga dan Lolayan Dibahas

0
74
FGD Tata Ruang yang digelar PUPR Bolmong

KLIK24.ID – Dinas Pekerjaan Umum  dan Penataan Ruang (PUPR) Pemerintah kabupaten Bolaang Mongondow (Pemkab Bolmong) menggelar Forum Group Diskusi (FGD). Forum tersebut membahas tentang revisi rencana Tata Ruang di Kecamatan Dumoga dan Kecamatan Lolayan.

FGD tingkat kecamatan merupakan bagian dari tahapan revisi RTRW yang sudah dilaksanakan di beberapa kecamatan lainnya. Acara tersebut dibuka langsung oleh Sekretaris Dinas PUPR Soehendra Hamim   yang turut dihadiri oleh Pemerintah Kecamatan, Pemerintah Desa  serta sejumlah tokoh masyarakat.

Kegiatan ini disampaikan oleh Pihak Konsultan PT. Hegar Daya. Sekertaris Dinas PUPR Soehendra Hamim  mengatakan, dasar untuk melakukan revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) di tingkat kecamatan dilatar belakangi adanya pertumbuhan dan dinamika perkembangan wilayah yang cepat.

“Selain itu, revisi tata ruang daerah dilakukan karena merupakan tindaklanjut perubahan kebijakan pada tingkat provinsi yang diakomodasi, serta adanya kebijakan baru di tingkat nasional melalui Peraturan presiden (Perpres) nomor 3 tahun 2016 dirubah menjadi perpres nomor 56 tahun 2018,”katanya.

Lanjut dikatakannya, tujuan melakukan FGD di Kecamatan yakni untuk melakukan verifikasi batas wilayah kecamatan, Kelurahan dan desa, menggali potensi permasalahan yang ada di kecamatan dan  merumuskan isu strategis di kecamatan tersebut.

“Sudah ada beberapa kecamatan yang melaksanakan FGD.  Seperti Kecamatan Lolak, kecamatan Sang Tombolang, Kecamatan Bolaang, Kecamatan Bolaang Timur, Kecamatan Dumoga, Kecamatan Dumoga Timur, Kecamatan Dumoga Barat, Kecamatan Dumoga Tengah, Kecamatan Dumoga Utara, Kecamatan Duomoga Tenggara, Kecamatan Passi Timur, dan passi barat, “ungkapnya.

Sementara itu,  Kadis PUPR Channy Wayong berharap,  pemerintah kecamatan dan desa serta Kelurahan dapat mensinkronkan data baik itu batas wilayah serta potensi-potensi di masing-masing desa.

Sebab, tujuan melakukan FGD di Kecamatan yakni untuk mendapatkan kepastian hukum dalam pengambilan keputusan dan pemamfaatan ruang terkait dengan  dinamika pembangunan di daerah.

“Dengan adanya pertumbuhan dan perkembangan dimasing-masing wilayah,  maka rencana tata ruang ini sangat penting bagi pemerintah Kecamatan,  Kelurahan dan Desa dalam melaksanakan  pembangunan di masing-masing wilayah serta pembangunan di Bolmong,” tutur Channy. (cip)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.